Showbiz

Imperial Pictures Garap Lima Film Baru, Genre Bervariasi

128
×

Imperial Pictures Garap Lima Film Baru, Genre Bervariasi

Sebarkan artikel ini
siap-tayang-awal-2026:-komedi-horor-ghosthing-jadi-andalan-masuk-deretan-5-judul-film-terbaru
siap tayang awal 2026: komedi horor ghosthing jadi andalan masuk deretan 5 judul film terbaru

Jakarta – Imperial Pictures siap menggempur bioskop Tanah Air dengan lima film baru dari berbagai genre. Mulai dari drama hingga komedi horor, rumah produksi ini menunjukkan komitmennya untuk memajukan industri perfilman Indonesia.

Berdiri sejak 2020, Imperial Pictures memprioritaskan kualitas produksi. Mereka ingin memperkenalkan kekayaan budaya dan nilai-nilai lokal kepada penonton yang lebih luas.

“Imperial Pictures berkomitmen untuk menghadirkan karya lintas genre yang merepresentasikan budaya Indonesia,” kata CEO Imperial Pictures, Peter Surya Wijaya, di kantornya di Kuningan, Jakarta Selatan.

Sebelumnya, Imperial Pictures sukses berkolaborasi dengan production house lain dalam film populer seperti “Aku Tahu Kapan Kamu Mati” (2020) dan “Merindu Cahaya de Amstel” (2022).

Kini, mereka mantap memproduksi film secara mandiri. Dua karya mandiri mereka, “Kromoleo” (Anggy Umbara) dan “Assalamualaikum Beijing 2 : Lost in Ningxia” (Guntur Soeharjanto), berhasil menggabungkan cerita lokal dengan sinematografi modern.

Salah satu film yang dinantikan adalah komedi horor “GHOSTHING” yang disutradarai oleh Arie Aziz. Film ini dibintangi oleh Yasamin Jasem, Baskara Mahendra, dan Leony Fitria.

Menurut Peter, syuting “GHOSTHING” telah selesai dan saat ini memasuki tahap pascaproduksi. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada awal tahun depan.

Peter menyadari ketatnya persaingan di industri film Indonesia. Namun, ia melihatnya sebagai peluang untuk terus belajar dan berkembang.

“Dengan jumlah penonton Indonesia yang besar dan beragam, kami yakin masih banyak ruang untuk berkreasi dan berkolaborasi,” ujarnya.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen Imperial Pictures untuk terus tumbuh bersama penonton film nasional.