Berita

Hal yang Gak Perlu Kamu Lakukan Pasca Di-Ghosting !

252
×

Hal yang Gak Perlu Kamu Lakukan Pasca Di-Ghosting !

Sebarkan artikel ini
Pasca di-ghosting
Pasca di-ghosting. Foto: internet

FENESIA – Beragam permasalahan dalam hubungan percintaan akan membuat hati cenat cenut. Kadang perkara kecil akan menjadikan pertengkaran. Seperti dia yang mulai cuek, tidak memberimu kabar, atau menghilang tanpa alasan yang jelas. 

Biasanya ghosting akan terjadi, apabila salah satu pihak berkomitmen dalam hubungannya. Bisa jadi dalam kurun waktu tertentu, kamu tidak berkencan dengan doi. Tiba-tiba setelah bertemu kamu, dia menghilang begitu saja. Gimana ya, kalau kamu sedang menjalani LDR?

Hal serupa sangat sering terjadi pada pasangan yang LDR. Apalagi kalau sudah berbeda negara atau bahkan beda benua. Ada yang rela menunggu kabar dari doi setiap hari, tapi pelaku ghosting tidak menghiraukannya. Untuk hubungan yang langgeng, komunikasi adalah point utamanya. Tak jarang banyak yang putus, gara-gara tidak berkomunikasi intens satu sama lain.

Setelah di-ghosting kamu merasa tidak percaya diri lagi dan takut untuk menjalin hubungan dengan yang baru. Move on memang butuh waktu, namun kamu perlu melakukan hal ini pasca di-ghosting doi. Penasaran? Yuk simak!

Stop Curhat pada Orang Lain

Pasca di-ghosting
Gambar sedih, kecewa, menangis, Foto: internet

Kamu tak perlu menceritakan pada orang lain, bahwa kamu sangat mencintainya dan merasa sedih telah di-ghosting. Mungkin kamu berpikir orang lain akan peduli dan simpati padamu. Namun pada kenyataannya, perjalanan cintamu lah yang dijadikan bahan pembicaraan bagi mereka. Bahkan sebagian orang tidak memberikan komentar apa-apa pada ceritamu, justru hanya penasaran saja.

Menerimanya Kembali

Pasca di-ghosting
Putus cinta sendiri. Foto: internet

Ketika kamu telah di-ghosting, berarti dia tidak menyukaimu lagi. Kadang kita larut dengan alasan-alasannya kembali, seakan dengan mudah melupakan kesalahannya. Seperti membaca buku dua kali, ending nya pasti akan sama. Coba ubah mindset mu untuk hal itu, kamu akan dengan mudah disakiti berkali-kali olehnya. Cinta boleh, tapi gunakan juga logika. Perhatikan kebaikan hati dan dirimu, kamu hidup bukan untuk mengitari dia saja.

Mencoba Dekat dengan yang Baru

Pasca di-ghosting
Image in Muslim Couples. Foto: pinterest

Mungkin kamu terlalu cinta pada dia, sehingga kamu tidak ingin membuka hati untuk yang lain. Atau kamu menjadi tidak percaya diri lagi pasca ditinggalkannya. Tapi ingat, tidak semua lawan jenis yang memiliki sifat begitu. Kamu berhak untuk bahagia dengan yang baru. Karna dalam hubungan, kamu bisa berbicara dari hati ke hati dengan dia agar nanti tidak ada yang tersakiti salah satunya.

Mencari Tahu Keberadaannya

Pasca di-ghosting
Image in One more night. Foto: pinterest

Karna sangat mencintainya, bahkan kamu rela untuk menghubunginya terus dan mencari tahu keberadaannya. Hal ini wajar, sekali atau dua kali kamu memang harus menunjukkan keseriusan dalam hubungan. Tapi apabila ia tetap tidak merespon, kamu berhenti saja. Apabila kamu tetap menghubunginya, ini akan membuat kamu seperti merendahkan diri sendiri.

Introspeksi Diri

Pasca di-ghosting
Menyendiri, Introspeksi diri. Foto: internet

Namun, kita tidak boleh menyalahkan dia sepenuhnya. Kita juga harus introspeksi diri, agar kesalahan tidak terjadi lagi. Bisa saja perilaku kita yang membuatnya tersakiti dan mengurangi rasa sayang nya pada kita. Jangan terlalu menggebu menyalahkan dia, kadang permasalahan yang ada berasal dari kita.

Pasca di-ghosting, kamu mau melakukan point yang mana nih? Ingat ya, lepaskan dia yang tidak layak bagi kamu. Meski kecewa, kamu harus bangkit dan melanjutkan hidup ini. Tetap semangat ya dan jaga kesehatan. See you!