FENESIA – Feeners pasti tidak asing lagi dengan sebutan psikopat. Do you know? Ternyata, seseorang yang sering digambarkan berperilaku buruk tidak selamanya disebut dengan psikopat.
Psikopat atau sosiopat merupakan gangguan kepribadian yang termasuk dalam antisocial personality disorders (ASPD). Peneliti menduga perbedaan utama psikopat dan sosiopat terletak pada penyebabnya. Psikopat diturunkan secara genetik sehingga sudah bawaan dari lahir. Sedangkan sosiopat, disebabkan karena trauma yang terjadi di masa lalu.

Tak hanya itu, ada beberapa perbedaan lainnya. Penasaran? Yuk simak!
Arogansi dan Kontrol Diri
Psikopat mempunyai kontrol diri yang baik. Seorang yang psikopat, sering kali membuat kita tercengang dengan perbuatannya. Mereka melakukan kejahatan dengan darah dingin dan cendrung menyerang secara proaktif. Psikopat biasanya bisa mengontrol emosi dengan baik, tetapi diam-diam dia sudah merencanakan kejahatannya secara diam-diam dan bisa membuat orang lain tidak curiga.
Berbanding terbalik dengan psikopat, sosiopat biasanya lebih memilih untuk mengasingkan dirinya dari sekitar. Berbeda dengan psikopat yang sangat detail dan rapi dengan perencanaannya, sosiopat cendrung tanpa persiapan dan spontan. Begitupun dengan kontrol emosinya yang masih labil dan sering terburu-buru dalam mengambil keputusan.
Kemampuan Bersosialisasi
Seorang psikopat akan mudah berbaur dengan masyarakat. Mereka pandai memanipulasi keadaan dan terlihat seperti orang normal. Bahkan, dengan kecerdasannya mampu membuat orang lain lengah. Selain itu, psikopat memiliki kontrol diri yang baik di masyarakat.
Sedangkan sosiopat, sulit berbaur dengan lingkungan dan merasa tidak peduli dengan orang lain. Diam-diam mereka memiliki ego yang tinggi dan menganggap dirinya sebagai superior dan orang lain sama sekali tidak penting bagi mereka. Mereka bersifat acuh tak acuh dan menarik diri dari lingkungannya. Motto diri dari seorang sosiopat, mereka akan melindungi kepentingan pribadi, tanpa mempedulikan apa yang dirasakan oleh orang lain.
Disinhibition (Pengendalian Diri)
Sosiopat sering kali melakukan tindakan-tindakan yang beresiko tanpa memikirkan konsekuensinya. Tak tanggung-tanggung, mereka tidak akan bisa memnuhi tanggung jawab dengan baik. Bersikap seperti seorang yang penyerang menggebu-gebu dan sulit menahan diri.
Be yourself! Diri yang baik pasti bisa menjadi diri sendiri. Namun, sosiopat akan menjadi diri orang lain seperti dalam dunia maya atau media sosial. Seseorang cendrung menyembunyikan bagaimana karakter aslinya dan mencoba menjadi sosok yang baru.
Itulah beberapa perbedaan psikopat dan sosiopat. So, kalian tak perlu bingung lagi kan? Kalian pernah merasakan point-point di atas? Atau mungkin pernah bertemu psikopat atau sosiopat? Yuk cerita di kolom komentar!
Tetap jaga kesehatan ya feeners! Terutama kesehatan mental kalian and See you ya!







