KulineRUNVacation

Gado-Gado Betawi, Campuran Budaya dalam Sejuta Rasa

1005
×

Gado-Gado Betawi, Campuran Budaya dalam Sejuta Rasa

Sebarkan artikel ini
Foto : Internet

FENESIA – Gado-gado telah lama memikat hati sejak 1950-an dan tetap digemari hingga sekarang. Asal-usulnya masih menjadi misteri tanpa penjelasan pasti.

Istilah “Gado-gado” mungkin berasal dari bahasa Portugis, “gadu,” yang artinya campuran makanan. Ada versi yang menyatakan bahwa gado-gado pertama kali diciptakan oleh masyarakat Tugu, keturunan Portugis yang dibawa ke Nusantara oleh Belanda pada abad ke-17 sebagai budak.

Tidak hanya itu, versi lain mengaitkan Gado-gado dengan masyarakat Tionghoa yang tinggal di Betawi. Mereka terinspirasi oleh sajian pecel Jawa dan menciptakan gado-gado sesuai dengan selera mereka. Saat ini, gado-gado khas Betawi telah mengalami banyak modifikasi dan dapat ditemui dengan mudah di seluruh Indonesia.

Gado-gado Dikategorikan Sebagai Makanan Sehat

Hal ini karena komposisinya terdiri dari sayuran dan kacang-kacangan.

Foto : Internet

Variasi sayuran dalam gado-gado menyediakan beragam vitamin dan mineral esensial, seperti vitamin C, vitamin K, vitamin A, kalium, magnesium, dan folat, yang mendukung kesehatan tubuh.

Maka tidak mengherankan banyak individu, terutama vegetarian, yang beralih ke konsumsi gado-gado.

Gado-gado merupakan kuliner khas Indonesia. Selain dari Betawi, Gado-gago juga ada dari Sumatera dan Jawa.

Nola

bbc4f18b83e39aa7940e1e95a4e73877.jpg
KulineRUN

Belakangan ini, daging grass-fed semakin sering dibicarakan karena dianggap lebih sehat dan alami dibanding daging biasa. Di media sosial, istilah ini bahkan kerap dikaitkan dengan pola makan sehat hingga gaya hidup premium untuk hewan ternak. Namun, tidak sedikit orang yang masih bertanya-tanya, apakah daging grass-fed memang benar lebih bergizi a…