Internasional – Kuliner Italia kembali mengukuhkan dominasinya di panggung gastronomi dunia, dinobatkan sebagai yang terbaik oleh Taste Atlas untuk edisi 2025/2026. Pencapaian ini, yang dirilis pada Jumat, 5 Desember 2025, turut menempatkan Indonesia di antara 10 besar daftar makanan terbaik dunia, menggarisbawahi kekayaan cita rasa Nusantara yang semakin diakui global.
Pengakuan ini bukan yang pertama bagi Italia. Sebelumnya, kuliner negara tersebut telah meraih posisi serupa dalam ajang World Culinary Awards yang diumumkan di Sardinia, Italia, pada Oktober 2025. Konsistensi Italia dalam meraih penghargaan kerap dikaitkan dengan filosofi di balik setiap hidangannya.
Kekuatan utama masakan Italia terletak pada kesederhanaan. Bahan-bahan yang digunakan terbatas, namun selalu dipilih dengan kualitas terbaik. Tomat matang pohon, basil segar, minyak zaitun extra virgin, dan keju tradisional menjadi pondasi rasa yang jujur dan bersih, mudah disukai di seluruh dunia.
Di sisi lain, Indonesia berhasil menempati posisi ke-10 dalam daftar Taste Atlas. Ini adalah pengakuan penting atas kekayaan rempah dan keragaman cita rasa masakan Nusantara yang telah lama menjadi daya tarik tersendiri.
Kuliner Indonesia dikenal karena penggunaan beragam bumbu dan rempah. Kombinasi bawang merah, bawang putih, cabai, kunyit, jahe, lengkuas, kemiri, hingga serai menciptakan aroma kuat dan rasa berlapis: gurih, pedas, manis, dan kadang sedikit asam. Nasi Padang, dengan pilihan lauk seperti gulai kari dan rendang sapi, menjadi salah satu hidangan yang direkomendasikan Taste Atlas, menyoroti kekayaan bumbu dan citarasanya.
Lebih dari sekadar rasa, masakan Italia juga menyimpan tradisi panjang yang menggabungkan sejarah, budaya, serta kebersamaan. Setiap hidangan, dari piza Napoli hingga pasta regional, merupakan identitas yang diwariskan turun-temurun. Ritual makan bersama keluarga dan teknik memasak yang dipertahankan ratusan tahun membuat gastronomi Italia terus relevan dan hidup.
Piza Napoletana asli, misalnya, adalah salah satu kreasi kuliner Italia yang paling ikonik. Dibuat dengan bahan-bahan sederhana, piza ini disajikan dalam dua variasi: Marinara (saus tomat, bawang putih, oregano) dan Margherita (tomat, mozzarella, daun kemangi segar, melambangkan warna bendera Italia).
Sementara itu, posisi kedua dalam daftar Taste Atlas ditempati oleh makanan Yunani. Kuliner Yunani juga menonjolkan cita rasa segar, bersih, dan menenangkan, ciri khas masakan Mediterania. Penggunaan minyak zaitun berkualitas, lemon segar, rempah aromatik, serta sayur-mayur melimpah menciptakan rasa yang ringan namun kaya.







