Mugello – Fabio Di Giannantonio tampil impresif dengan memimpin jalannya hari pertama MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugello, Jumat (29/5/2026). Pembalap Pertamina Enduro VR46 ini mencatatkan waktu lap tercepat pada sesi latihan bebas dan latihan, sekaligus menegaskan ambisinya untuk meraih podium tertinggi di kandang sendiri.
Keberhasilan ini menjadi sinyal kuat bagi tim milik Valentino Rossi tersebut. Sepanjang sejarah keikutsertaannya di kelas MotoGP, tim VR46 belum pernah mencicipi kemenangan di GP Italia. Prestasi terbaik yang pernah dicatatkan tim asal Tavullia itu di Mugello adalah finis di posisi ketiga, yang juga diraih oleh Di Giannantonio pada musim lalu.
Di Giannantonio mengakui bahwa performa gemilangnya saat ini merupakan hasil dari momentum positif yang terus terbangun sejak awal musim. Ia mengibaratkan perkembangan performanya seperti bola salju yang terus membesar seiring konsistensi yang ditunjukkan di atas lintasan.
Momentum Positif di Kandang
Pembalap asal Roma tersebut tampil sebagai protagonis bagi Ducati musim ini. Sejak meraih podium ganda pada seri kedua di Brasil, ia secara konsisten bersaing di barisan depan hingga akhirnya berhasil menjuarai seri sebelumnya di Catalunya.
Menurut Di Giannantonio, kecocokannya dengan motor Ducati Desmosedici GP26 menjadi kunci utama. Saat ini, ia telah memiliki setelan dasar yang solid sehingga hanya memerlukan penyesuaian kecil untuk beradaptasi dengan karakter setiap lintasan.
“Saya telah memenangkan balapan, meraih banyak podium, dan sekarang saya merasa menjadi salah satu pembalap yang mampu bersaing di posisi teratas,” ungkap Di Giannantonio.
Dominasi Pembalap Italia
Dominasi tuan rumah pada hari pertama ini tidak hanya milik Di Giannantonio. Empat posisi teratas dalam sesi latihan dikuasai oleh para pembalap Italia. Selain Di Giannantonio, terdapat Francesco Bagnaia, Enea Bastianini dari Red Bull KTM Tech3, dan rekan setimnya di VR46, Franco Morbidelli.
Sementara itu, pemuncak klasemen sementara, Marco Bezzecchi yang kini membela Aprilia Racing, berada di urutan ketujuh. Meski begitu, persaingan tetap ketat karena jarak waktu antara Bezzecchi dengan Di Giannantonio hanya terpaut 0,216 detik.
Kemenangan di Mugello dipastikan akan menjadi momen emosional bagi Di Giannantonio. Ia tidak hanya berupaya membawa kebanggaan bagi tim VR46, tetapi juga mempersembahkan kemenangan bagi pabrikan motor asal Italia, Ducati, di hadapan publik pendukungnya sendiri.







