Life

Double Cleansing vs Masker: Urutan Terbaik untuk Kulit Glowing!

257
×

Double Cleansing vs Masker: Urutan Terbaik untuk Kulit Glowing!

Sebarkan artikel ini
1294b90935bbb7bd5642849b5221273e.jpg
1294b90935bbb7bd5642849b5221273e.jpg

Memiliki kulit wajah yang bercahaya dan sehat adalah impian banyak wanita. Selain menjalani pola hidup sehat, perawatan kulit atau skincare secara teratur adalah kunci untuk menjaga kulit tetap bersinar dan terhindar dari masalah jerawat.

Salah satu cara efektif untuk merawat kulit adalah dengan menggunakan masker wajah. Manfaat masker wajah bervariasi, tergantung pada jenis masker yang Anda gunakan. Beberapa manfaatnya antara lain mencerahkan kulit, menghidrasi, dan membantu mengatasi jerawat.

Namun, ada beragam pendapat mengenai waktu yang tepat untuk menggunakan masker wajah. Beberapa orang lebih suka mengaplikasikannya sebelum melakukan double cleansing dan menggunakan rangkaian skincare lainnya. Sementara yang lain memilih masker sebagai langkah terakhir dalam rutinitas perawatan kulit mereka, setelah mengaplikasikan semua produk skincare.

Perbedaan ini sering menimbulkan pertanyaan: manakah yang lebih baik, double cleansing terlebih dahulu atau maskeran dulu? Untuk menjawab kebingungan ini, mari kita pelajari cara menggunakan masker wajah dengan benar agar hasilnya lebih optimal!

1. Awali dengan Membersihkan Wajah

Jadi, pertanyaan mengenai prioritas double cleansing atau maskeran terjawab pada langkah pertama ini. Penting untuk membersihkan wajah secara menyeluruh sebelum mengaplikasikan masker. Gunakan micellar water atau cleansing oil, lalu lanjutkan dengan facial wash.

Tujuannya adalah menghilangkan semua kotoran, debu, dan minyak yang menempel di wajah. Dengan wajah yang bersih, kandungan bermanfaat dalam masker dapat diserap dengan lebih efektif.

2. Buka Pori-Pori dengan Uap Air Hangat

Memberikan uap hangat pada wajah dapat membuka pori-pori, memudahkan pembersihan mendalam. Anda bisa melakukannya dengan membasuh wajah dengan air hangat sebelum membersihkannya.

Uap air hangat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan mengeluarkan kotoran serta minyak yang menyumbat pori-pori.

3. Pilih Kuas yang Sesuai

Di pasaran, terdapat dua jenis utama masker wajah: masker dengan tekstur cream dan sheet mask atau masker lembaran. Untuk sheet mask, cukup ikuti petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan.

Sementara itu, masker bertekstur cream sebaiknya diaplikasikan menggunakan kuas wajah. Kuas membantu meratakan masker dan memastikan kandungannya meresap dengan baik ke dalam kulit.

Pastikan untuk membersihkan kuas masker setelah digunakan dan keringkan dengan benar untuk menjaga kebersihannya!

4. Bilas Hingga Bersih dengan Air

Langkah berikutnya adalah mendiamkan masker selama kurang lebih 10 hingga 30 menit. Tujuannya adalah memberikan waktu bagi bahan aktif dalam masker untuk menyerap ke dalam kulit secara optimal.

Setelah didiamkan, masker biasanya akan mengering dan sedikit sulit diangkat. Gunakan air hangat untuk melunturkan dan membersihkan sisa masker. Penggunaan air dingin dapat menyebabkan iritasi dan kemerahan pada kulit.

5. Lanjutkan dengan Basic Skincare

Urutan terakhir dalam menggunakan masker wajah adalah mengaplikasikan basic skincare. Ingat, basic skincare ini tidak termasuk double cleansing karena sudah dilakukan di awal.

Berikut adalah tahapan skincare yang perlu Anda ketahui:

  • ‌Toner: Menyegarkan dan menghidrasi kulit
  • Moisturizer: Melembapkan wajah
  • Tabir surya: Melindungi kulit dari paparan sinar matahari.

Jadi, jawaban untuk pertanyaan double cleansing dulu atau maskeran dulu adalah dengan double cleansing terlebih dahulu. Penting juga untuk menghindari penggunaan skincare dengan bahan aktif yang kuat setelah menggunakan masker, terutama eksfoliator.

Hal ini untuk mencegah iritasi dan kerusakan pada skin barrier.

89cdc83b2ef262c6a983d187cdd9fc78.jpg
Life

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penyaluran kredit kendaraan bermotor (KKB) terus mengalami perlambatan tahun ini. Usai meningkatnya bunga acuan (BI Rate) ke level 5,5%, perlambatan KKB dikhawatirkan akan terus berlanjut. Data Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran KKB pada beberapa bulan terakhir ini masih mengalami perlambatan jika dibandingkan dengan periode sama di tahun lalu. Misalnya pada April 2026, BI mencatat penyaluran KKB terkontraksi 9%…