Jakarta – Mimpi Arema FC untuk melaju ke final Piala Presiden 2025 terancam pupus setelah laga kontra Oxford United di Stadion Si Jalak Harupat, Kamis (10/7), dihentikan pada menit ke-4 akibat gangguan teknis berupa padamnya lampu stadion. Pertandingan krusial ini menjadi penentu bagi kedua tim untuk bisa menantang klub asal Thailand, Port FC, di partai puncak.
Oxford United, yang saat ini memuncaki klasemen Grup A, hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengamankan tiket final. Sementara itu, Arema FC wajib meraih kemenangan untuk bisa lolos.
Insiden padamnya lampu stadion menyebabkan pertandingan terhenti cukup lama. Hingga pukul 19:55 WIB, pertandingan belum dapat dilanjutkan. Sempat menyala sesaat, lampu stadion kembali padam.
Dalam laga tersebut, striker Timnas Indonesia, Ole Romeny, diturunkan sebagai starter dalam skuad Oxford United. Namun, Marselino Ferdinan tidak masuk dalam daftar pemain yang dipilih oleh pelatih Gary Rowett.
Selama penundaan, para pemain dari kedua tim terlihat berusaha menjaga kondisi fisik mereka. Beberapa pemain tampak bergerak aktif, sementara yang lain memilih berjalan-jalan atau bermain bola ringan.
Pemenang dari laga ini akan berhadapan dengan Port FC di final Piala Presiden 2025 pada Minggu (13/7). Tim yang kalah akan bertanding untuk memperebutkan posisi ketiga.
Berikut susunan pemain kedua tim dalam laga yang terhenti tersebut:
Arema FC XI: Lucas Henrique Frigeri (PG); Yann Motta Pinto, Thales Lira, Odivan Koerich, Sneyder Julian Guevara; Salim Akbar Tuharea, Jayus Hariono, Valdeci Moreira da Silva, Johan Ahmad Farizi; Dalberto Luan Belo, Paulinho.
Oxford United XI: James Andrew Cumming (PG); Peter Kioso, Ellior Jordan Moore, Jack Alexander Currie; Cameron Mark Thomas Brannagan, Brian De Keersmaecker, Joshua Emmanuel Johnson; Thomas William Christopher Bradshaw, Ole Romeny, Przemyslaw Placheta.







