Fenesia – Persebaya Surabaya secara konsisten menurunkan skuad utama mereka dalam gelaran Piala Presiden 2026 yang berlangsung pada Jumat (31/7/2026) sebagai bagian dari persiapan strategis menghadapi kompetisi Super League 2026–2027.
Dilansir dari Fenesia, keputusan tim pelatih untuk menggunakan komposisi pemain terbaik dalam turnamen pramusim ini bertujuan untuk mematangkan performa tim sekaligus mengejar target gelar juara.
Pelatih kepala Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen profesional untuk selalu bekerja keras dalam setiap pertandingan.
“Dalam sepak bola, kami harus bekerja keras dan menikmati setiap pertandingan,” kata Bernardo Tavares.
Meskipun penggunaan kekuatan penuh berpotensi mengungkap pola permainan kepada calon lawan di liga domestik, pelatih asal Portugal tersebut menyatakan tidak merasa khawatir.
“Saya tahu calon lawan di Super League akan mempelajari gaya bermain kami, tapi kami tidak boleh takut dengan hal itu,” kata Bernardo Tavares.
Selain itu, skema taktik yang saat ini diterapkan di Piala Presiden 2026 belum tentu menjadi pakem utama yang akan digunakan saat kompetisi sesungguhnya bergulir.
Mengingat jadwal Super League yang baru akan dimulai pada bulan September mendatang, masih terdapat ruang bagi tim pelatih untuk melakukan evaluasi dan penyesuaian taktik.
“Masih ada waktu lebih dari dua bulan untuk berbenah,” kata Bernardo Tavares.
Sebagai bagian dari agenda persiapan, mantan pelatih PSM Makassar tersebut juga telah menyusun rencana untuk membedah kekuatan tim-tim rival yang akan dihadapi nantinya.
“Selama masa persiapan, saya juga akan melakukan analisis terhadap permainan calon lawan kami di Super League,” kata Bernardo Tavares.
Untuk saat ini, seluruh fokus jajaran pelatih dan pemain tetap tertuju pada pencapaian maksimal di turnamen pramusim guna membangun kepercayaan diri tim.
Performa yang konsisten di lapangan hijau dinilai menjadi modal utama bagi Green Force untuk menjamin penampilan yang kompetitif di masa depan.
“Saat ini, saya hanya fokus melihat performa terbaik para pemain,” kata Bernardo Tavares.
Pelatih berusia 46 tahun tersebut meyakini bahwa kualitas individu dan kolektivitas tim yang ditunjukkan saat ini akan menjadi fondasi kuat bagi Persebaya Surabaya dalam mengarungi musim kompetisi mendatang.
“Performa apik para pemain itulah yang bisa memberi kami garansi untuk tampil bagus di Super League nanti,” kata Bernardo Tavares.






