FeedSport

Yamaha Pastikan Masalah Motor Mogok Tak Akan Terjadi Lagi

223
×

Yamaha Pastikan Masalah Motor Mogok Tak Akan Terjadi Lagi

Sebarkan artikel ini
yamaha masalah motor
Valentino Rossi Gagal Finis (Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp)

FENESIA – Pada musim MotoGP 2020, Yamaha sempat mengalami masalah teknis yang membuat motornya sampai mogok. Masalah ini bisa dibilang fatal karena pebalapnya sampai tak bisa meneruskan balapan.

Valentino Rossi, Maverick Vinales dan Franco Morbidelli sempat kehilangan unit motornya karena masalah ini. Mogoknya motor ini dikarenakan adanya masalah pada katup pada mesin motor.

Setelah mengetahui masalahnya, Yamaha pun mengganti katup pada mesin YZR-M1 non-homologasi yang membuat pabrikan tersebut dijatuhkan sanksi pengurangan poin konstruktor sebanyak 50 poin.

Masalah ini membuat Vinales start dari pitlane karena dirinya melebihi jatah lima mesin selama musim 2020. Sedangkan tiga pebalap Yamaha lainnya mempertahankan sisa lima jatah mesinnya.

Lin Jarvis, bos Yamaha yakin bahwa keandalan mesin tak akan menjadi masalah lagi pada musim depan.

Jarvis mengatakan, “Untuk musim 2021, kami cukup percaya diri dengan mesin kami karena keandalan yang kami lihat menggunakan katup yang tepat musim ini. Peraturan tersebut berarti kami akan terus menggunakan mesin tersebut tahun depan.”

“Kami selalu kehilangan tenaga, jadi kami bisa melakukan lebih banyak lagi. Namun kami harus menunggu hingga tahun ’22 untuk mendapatkannya saat kami dapat mengembangkan kembali atau menggunakan pengembangan kami pada mesin baru.”

Rossi merasa departemen mesin Yamaha perlu memperhatikan masalah yang dihadapi pada tahun ini. Namun, Jarvis menyebut tidak ada perubahan besar yang terjadi selama tes musim dingin.

“Kami benar-benar mengubah organisasi departemen mesin kami pada awal tahun ini. Jadi, saya tidak benar-benar mengharapkan perubahan besar di masa depan, tidak dalam waktu dekat. Tapi menurut saya kesalahan yang kita buat tahun ini dibuat sebelum awal tahun ini. Kesalahan dilakukan (dengan katup) pada pertengahan tahun lalu,” ungkap Jarvis.

“Saya pikir dalam hal departemen mesin murni, mesin kami, jujur saja terlepas dari kelemahan dalam satu batch katup yang kami miliki sangat dapat diandalkan selama sisa musim ini. Beberapa mesin kami telah menempuh jarak 3.000 km, yang sangat luar biasa. Kami harus melakukan itu karena kami harus memarkir banyak mesin.”

“Saya pikir perhatian utama untuk perbaikan di masa depan yang akan kami lakukan adalah perhatian yang jauh lebih kaku terhadap detail bagaimana kami mempersiapkan musim, menegaskan kembali kualitas komponen, menegaskan kembali peraturan. Jadi, lebih banyak konfirmasi ulang akan dibutuhkan,” ujarnya.

irwansyah
FeedSport

Ringkasan Berita: Irwansyah kembali menjadi sorotan berkat kesuksesannya menangani para pemain tunggal India Pekan lalu, pelatih asal Indonesia itu berhasil membawa PV Sindhu menjuarai Japan Open 2026 Super 750 Terbaru, ia mendampingi Ayush Shetty saat mengalahkan Alwi Farhan di babak 32 besar China Open 2026 Super 1000 TRIBUNNEWS.COM – Pelatih bulu tangkis Indonesia, Irwansyah, kembali menjadi sorotan setelah sukses menunjukkan kualitas…

sikat-fluminense,-chelsea-masuk-final-piala-dunia-antarklub-2025
FeedSport

Ringkasan Berita: Chelsea dekati Morgan Rogers. Winger Aston Villa itu dikabarkan segera bergabung ke Stamford Bridge pada bursa transfer musim panas 2026. Lanjutkan pola transfer. Jika resmi direkrut, Rogers menjadi jebolan akademi Manchester City kelima yang diboyong Chelsea setelah Cole Palmer, Romeo Lavia, Liam Delap, dan Jamie Gittens. Chelsea ubah strategi. The Blues kini tak hanya memburu talenta muda, tetapi juga pemain yang siap memberi…