Berita

WSBP Rampungkan Container Yard Batu Ampar, Pacu Logistik Nasional

89
×

WSBP Rampungkan Container Yard Batu Ampar, Pacu Logistik Nasional

Sebarkan artikel ini

Batam – PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mengumumkan proyek pembangunan Container Yard dan Infrastruktur Terminal Peti Kemas Batu Ampar telah selesai. Proyek ini mencapai progres 100%.

Penyelesaian proyek ini mendukung pengembangan infrastruktur pelabuhan dan logistik di kawasan barat Indonesia.

Terminal Peti Kemas Batu Ampar adalah infrastruktur strategis. Fungsinya penting dalam mendukung aktivitas perdagangan dan distribusi barang.

Terminal ini diharapkan meningkatkan kapasitas pelayanan. Selain itu, mempercepat arus bongkar muat, dan mendorong efisiensi rantai pasok. Hal ini seiring dengan meningkatnya aktivitas logistik dan perdagangan di Batam dan sekitarnya.

WSBP melaksanakan pekerjaan general, area container yard, dan area dermaga. Seluruh tahapan mengedepankan standar mutu, K3, dan kepatuhan terhadap spesifikasi teknis. Tujuannya, memastikan infrastruktur beroperasi optimal dan berkelanjutan.

“Penyelesaian Proyek Terminal Peti Kemas Batu Ampar mencerminkan kemampuan WSBP,” ujar Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP, Fandy Dewanto.

Menurutnya, WSBP mampu melaksanakan pekerjaan konstruksi dan instalasi sesuai perencanaan dan ketentuan teknis. Aspek kualitas, waktu, dan keselamatan kerja tetap diperhatikan.

Proyek ini strategis bagi penguatan sistem logistik Indonesia. Container yard dan infrastruktur dermaga yang memadai mendukung peningkatan efisiensi kegiatan bongkar muat. Kelancaran arus logistik juga didukung.

Hal ini memperkuat peran Batam sebagai gerbang perdagangan dan distribusi logistik nasional maupun internasional.

Penyelesaian proyek ini sejalan dengan upaya pemerintah. Tujuannya, mendorong pengembangan infrastruktur maritim dan logistik yang terintegrasi. Infrastruktur kepelabuhanan yang andal dinilai menjadi faktor kunci dalam meningkatkan daya saing ekonomi.

“Melalui pelaksanaan proyek ini, WSBP menjalankan perannya sebagai pelaksana pekerjaan konstruksi infrastruktur,” tambah Fandy.

WSBP menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). Manajemen risiko yang terukur didukung, serta memperhatikan prinsip pembangunan berkelanjutan. Pendekatan ini diharapkan memastikan keberlanjutan kinerja perusahaan. Manfaat jangka panjang bagi pemangku kepentingan, masyarakat, dan pembangunan nasional secara keseluruhan juga diharapkan.