Berita

Waspada Modus Panggilan Telepon Misterius yang Tiba-tiba Terputus

77
×

Waspada Modus Panggilan Telepon Misterius yang Tiba-tiba Terputus

Sebarkan artikel ini
bde713ed48e8c62e27bc9d98eaf3c88c.jpg
bde713ed48e8c62e27bc9d98eaf3c88c.jpg

BOGOR – Praktik penipuan digital melalui modus call hening atau panggilan telepon tanpa suara kini kian marak. Pakar keamanan siber dari IPB University, Heru Sukoco, memperingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap panggilan dari nomor asing yang terputus secara tiba-tiba karena berpotensi menjadi pintu masuk kejahatan siber yang lebih luas.

Heru menegaskan langkah paling krusial untuk menghadapi fenomena ini adalah dengan mengabaikan panggilan tersebut. Masyarakat diminta untuk tidak mengangkat telepon, apalagi melakukan panggilan balik ke nomor yang tidak dikenal.

Menurut Heru, panggilan hening merupakan bagian dari teknik social engineering atau rekayasa sosial. Tujuan pelaku bervariasi, mulai dari memvalidasi apakah nomor telepon tersebut aktif, memancing calon korban agar menelepon balik, hingga mengumpulkan data untuk melancarkan serangan lanjutan.

Risiko dari merespons panggilan ini cukup serius. Selain nomor ponsel korban akan masuk ke dalam daftar target penipuan, pelaku berpotensi melakukan skema phishing, pencurian kode OTP, hingga mengarahkan korban ke layanan nomor premium dengan tarif tinggi.

“Jangan angkat, jangan telepon balik, segera blokir dan abaikan. Jika penelepon memiliki kepentingan yang nyata, biasanya mereka akan kembali menghubungi atau mengirimkan pesan singkat,” ujar Heru dalam keterangannya, Jumat (18/4/2026).

Apabila panggilan tidak sengaja terangkat, Heru menyarankan agar korban tidak mengucapkan kata ya. Rekaman suara tersebut dikhawatirkan dapat disalahgunakan oleh pelaku untuk manipulasi data pribadi, termasuk otentikasi NIK atau informasi perbankan.

Sebagai langkah preventif, masyarakat disarankan memaksimalkan fitur bawaan ponsel seperti silence unknown callers atau block unknown numbers. Selain itu, penggunaan aplikasi pihak ketiga untuk mengidentifikasi nomor spam juga dinilai efektif memberikan perlindungan tambahan.

Heru menambahkan bahwa edukasi di lingkungan keluarga menjadi kunci perlindungan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak. Peningkatan literasi digital, keterlibatan operator seluler dalam menyaring panggilan mencurigakan, serta kolaborasi lintas pihak sangat diperlukan untuk meminimalisasi ruang gerak kejahatan berbasis telepon ini.

028c229beb585d596e28ad5d94d747b3.jpg
Berita

Ringkasan Berita: Kekalahan Brasil 1-2 dari Norwegia di babak 16 besar Piala Dunia 2026 memicu gelombang kritik kepada Carlo Ancelotti, terutama terkait strategi permainan dan sejumlah keputusan krusialnya. Ancelotti disalahkan karena menunjuk Bruno Guimaraes sebagai eksekutor penalti serta perubahan taktik yang dinilai membuat Brasil kehilangan kendali permainan. Neymar yang masuk sebagai pemain pengganti juga ikut menjadi sasaran cibiran di…