Hukum dan Kriminal

Wamendagri Ribka Haluk Kecam Aksi Pembakaran Pesawat AMA di Papua

11
×

Wamendagri Ribka Haluk Kecam Aksi Pembakaran Pesawat AMA di Papua

Sebarkan artikel ini
636a1d73518dca28a081e618f61ff4b3.jpg
636a1d73518dca28a081e618f61ff4b3.jpg

Yogyakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk mengecam keras aksi pembakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA) di Lapangan Terbang Balinggama, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, yang mengakibatkan gugurnya pilot Nicholas F. Goselin.

Tindakan kekerasan tersebut dinilai sebagai ancaman serius terhadap operasional penerbangan perintis yang menjadi tulang punggung mobilitas warga di wilayah pedalaman Papua.

Ribka menyampaikan belasungkawa mendalam atas insiden tragis yang terjadi pada Kamis, 2 Juli 2026 tersebut.

Ia menegaskan bahwa peristiwa ini tidak hanya menelan korban jiwa, tetapi juga melumpuhkan akses vital masyarakat terhadap layanan dasar.

“Saya selaku Wakil Menteri Dalam Negeri menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga besar almarhum kapten pilot serta keluarga besar maskapai AMA yang saat ini tengah berduka atas peristiwa penembakan pilot di Kabupaten Yahukimo,” ujar Ribka usai menghadiri Konferensi Pendidikan Indonesia 2026 di Yogyakarta, Kamis (2/7/2026).

Pihaknya menyoroti peran strategis maskapai perintis dalam menghubungkan daerah terpencil yang memiliki keterbatasan infrastruktur darat.

Menurut Ribka, gangguan terhadap layanan transportasi udara akan berdampak langsung pada terhambatnya distribusi logistik, akses kesehatan, hingga kegiatan pendidikan bagi anak-anak di pelosok Papua.

“Tidak ada cara lain untuk membangun Papua selain menghadirkan pelayanan bagi masyarakat di daerah-daerah pinggiran. Karena itu, setiap tindakan harus mempertimbangkan hajat hidup orang banyak. Jangan sampai masyarakat, terutama anak-anak Papua yang tinggal di daerah-daerah terpencil, justru menjadi pihak yang dirugikan,” tegasnya.

Ribka mendesak Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan Pemerintah Kabupaten Yahukimo untuk berkoordinasi erat dengan aparat keamanan.

Ia meminta seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan langkah konkret dalam mengusut tuntas pelaku penyerangan tersebut.

Aparat keamanan diminta segera melakukan pengejaran untuk memastikan keamanan wilayah tetap terjaga dan memberikan efek jera kepada pelaku.

“Kalau pesawat-pesawat perintis yang melayani masyarakat di daerah paling terpencil ini sudah tidak ada lagi, siapa yang akan datang melayani mereka?” tanyanya.

Berdasarkan data yang dihimpun, pesawat Caravan PK-RCY milik PT AMA sedang menjalankan misi penerbangan perintis dari Bandara Wamena menuju Lapter Balinggama pada Kamis pagi.

Sesaat setelah mendarat, pesawat tersebut diduga diserang oleh kelompok bersenjata sebelum akhirnya dibakar.

Akibat serangan tersebut, pilot Nicholas F. Goselin dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Ribka menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan layanan penerbangan di Tanah Papua agar kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terisolir tetap terpenuhi.

Ia menutup pernyataannya dengan ajakan kepada seluruh masyarakat untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

“Kiranya keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan penghiburan. Semoga pelayanan maskapai AMA terus diberkati Tuhan dan tetap menjadi berkat bagi masyarakat yang tinggal di daerah-daerah paling terpencil di Tanah Papua,” tandasnya.