Life

Tasya Farasya Minta Saran Move On, Proses Cerai Ahmad Assegaf Berlanjut

108
×

Tasya Farasya Minta Saran Move On, Proses Cerai Ahmad Assegaf Berlanjut

Sebarkan artikel ini
d96dba0e06a5572016efbfbe06519242.jpg
d96dba0e06a5572016efbfbe06519242.jpg

Jakarta – Di tengah proses perceraiannya dengan Ahmad Assegaf yang masih berlangsung, selebgram Tasya Farasya meminta saran mengenai cara untuk move on. Ia pun secara terbuka membeberkan pandangannya terkait hal tersebut.

Kabar perceraian Tasya Farasya kini menjadi perbincangan publik. Ia memutuskan berpisah dengan sosok yang disukainya sejak duduk di bangku sekolah dasar.

Tasya Farasya menggugat cerai Ahmad Assegaf pada 12 September 2025. Sidang perdana telah dimulai pada Rabu, 24 September 2025, di Pengadilan Agama Jakarta Pusat.

Bahkan setelah sidang perdana, Tasya langsung terbang ke Dubai. Kunjungannya tersebut tidak hanya untuk bekerja, tetapi juga menikmati waktu liburannya.

Kemudian saat disinggung soal move on, Tasya memiliki jawabannya tersendiri. Ia justru bertanya balik ketika ditanya mengenai cara untuk melupakan mantan.

“Berjalan, move on, bahasa Indonesianya berjalan,” ucap Tasya.

“Cara aku untuk move on. Nggak tahu, kasih tahu dong,” ujarnya.

Perempuan berusia 33 tahun itu menegaskan tidak punya cara khusus untuk move on dari Ahmad Assegaf. Ia hanya membiarkan hidupnya berjalan begitu saja.

“Jalanin aja dan berdoa ya,” jelasnya.

Sebelum melayangkan gugatan cerai, Tasya dan Ahmad ternyata sudah pisah rumah. Hal itu lantaran Tasya telah ditalak oleh Ahmad.

“Sebetulnya sebelum Ibu Tasya sejak tanggal 10 September sebelum gugatan ini kami diajukan, telah bercerai secara agama,” ujar Sangun, kuasa hukum Tasya Farasya.

Sangun menambahkan, “Sudah ditalak oleh tergugat atau suaminya, sehingga secara agama Ibu Tasya sudah tidak sebagai istrinya lagi.”

Di tengah proses cerai yang masih berlangsung, Tasya Farasya tetap melakukan aktivitas seperti biasanya sembari mencoba menerima apa yang terjadi.

89cdc83b2ef262c6a983d187cdd9fc78.jpg
Life

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penyaluran kredit kendaraan bermotor (KKB) terus mengalami perlambatan tahun ini. Usai meningkatnya bunga acuan (BI Rate) ke level 5,5%, perlambatan KKB dikhawatirkan akan terus berlanjut. Data Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran KKB pada beberapa bulan terakhir ini masih mengalami perlambatan jika dibandingkan dengan periode sama di tahun lalu. Misalnya pada April 2026, BI mencatat penyaluran KKB terkontraksi 9%…