News

Sudaryono Siap Pimpin BGN: Saya Mohon Doa Agar Amanah

9
×

Sudaryono Siap Pimpin BGN: Saya Mohon Doa Agar Amanah

Sebarkan artikel ini
Sudaryono memberikan keterangan pers usai ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru.
Sudaryono resmi ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Nanik S. Deyang.

Jakarta – Wakil Menteri Pertanian Sudaryono resmi ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru untuk menggantikan Nanik S. Deyang pada Rabu (22/7/2026), menyusul pengunduran diri pejabat sebelumnya karena alasan kesehatan.

Dilansir dari laporan media nasional, pergantian kepemimpinan ini dilakukan di tengah upaya pemerintah untuk melakukan pembenahan internal di lembaga tersebut.

Sudaryono berkomitmen untuk melakukan perbaikan tata kelola di lingkungan Badan Gizi Nasional guna memastikan efektivitas program lembaga.

“Harus kita perbaiki,” kata Sudaryono di kantor Kementerian Pertanian.

Hingga saat ini, mantan Wakil Menteri Pertanian tersebut belum merinci langkah teknis atau strategi spesifik terkait perbaikan yang akan ia terapkan di Badan Gizi Nasional.

Dalam kesempatan yang sama, Sudaryono menyatakan kesiapannya untuk memikul tanggung jawab baru tersebut dengan integritas tinggi.

“Doakan saya amanah, doakan saya baik,” ujar Sudaryono.

Ia juga meminta dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk pihak media, dalam menjalankan mandat barunya sebagai pimpinan lembaga.

“Mohon dukungan rekan-rekan media semua,” tutur Sudaryono.

Terkait gaya kepemimpinannya, ia menjanjikan etos kerja yang disiplin dan sungguh-sungguh selama menjabat.

“Yang saya janjikan, saya akan bekerja dengan sebaik-baiknya, bekerja keras dengan sungguh-sungguh,” kata Sudaryono.

Pengunduran diri Nanik S. Deyang dilakukan karena ia harus menjalani rangkaian pengobatan intensif di luar negeri.

Masa jabatan Nanik S. Deyang di Badan Gizi Nasional tercatat berlangsung selama kurang lebih satu bulan.

Sebelumnya, Nanik S. Deyang menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Dadan Hindayana.

Dadan Hindayana sendiri harus melepas jabatan tersebut lantaran saat ini sedang menghadapi proses hukum terkait kasus yang menjeratnya.

Perubahan struktur kepemimpinan di Badan Gizi Nasional ini dipandang sebagai langkah krusial untuk menjaga stabilitas operasional lembaga di masa mendatang.

Publik kini menantikan langkah nyata Sudaryono dalam merealisasikan janji perbaikan di Badan Gizi Nasional dalam waktu dekat.

Transisi jabatan ini diharapkan tidak mengganggu pelaksanaan program-program strategis yang sedang dijalankan oleh Badan Gizi Nasional.

Pemerintah akan terus memantau perkembangan kinerja Badan Gizi Nasional di bawah kepemimpinan baru Sudaryono guna memastikan target organisasi tercapai.