Berita

Sekolah Rakyat Unggul, Publik Desak Evaluasi Makan Bergizi Gratis

93
×

Sekolah Rakyat Unggul, Publik Desak Evaluasi Makan Bergizi Gratis

Sebarkan artikel ini
setahun-pemerintahan-prabowo-gibran,-program-ini-masuk-3-besar-teratas-dapat-dukungan-publik
setahun pemerintahan prabowo gibran, program ini masuk 3 besar teratas dapat dukungan publik

Jakarta – Program Sekolah Rakyat menjadi program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang paling banyak mendapat dukungan publik. Survei terbaru menunjukkan 62,4 persen masyarakat memberikan penilaian positif.

Indonesia Social Insight (IDSIGHT) mencatat program ini unggul dibandingkan program prioritas lainnya.

Program cek kesehatan gratis (CKG) menempati posisi kedua dengan 58,7 persen penilaian positif.

Sementara itu, program makan bergizi gratis (MBG) berada di urutan ketiga dengan 51,3 persen.

Direktur Komunikasi IDSIGHT, John Santosa, menyatakan riset ini menunjukkan dukungan signifikan publik terhadap program-program prioritas.

“Publik mendesak dilakukannya evaluasi dan perbaikan terhadap program makan bergizi gratis (MBG),” ujar John, Kamis (23/10/2025).

Program Sekolah Rakyat diluncurkan pada Juli 2025 dan menargetkan anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program ini dinilai penting dalam memutus rantai kemiskinan.

Saat ini, 165 titik Sekolah Rakyat beroperasi dengan total siswa lebih dari 16 ribu orang.

Program cek kesehatan gratis telah menjangkau 41,8 juta penerima manfaat. Pemerintah juga membangun 22 rumah sakit baru dari target 32 rumah sakit hingga akhir tahun. Program ini menyasar penurunan kasus TBC yang masih tinggi di Indonesia.

Program unggulan lain yang juga mendapat perhatian publik antara lain Sekolah Unggulan Garuda (48,8 persen), swasembada pangan, energi, dan air (45,3 persen), serta pembangunan 3 juta rumah melalui skema FLPP (42,8 persen). Program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) meraih penilaian positif sebesar 37,2 persen.

Riset IDSIGHT menganalisis tanggapan masyarakat terhadap konten media sosial presiden, wakil presiden, dan para menteri di Instagram, X (Twitter), Facebook Page, dan TikTok, selama 24 September hingga 3 Oktober 2025.

Data Digital Indonesia 2024 menunjukkan keempat platform tersebut merupakan media sosial dengan pengguna terbanyak di Indonesia. Kombinasi data lintas platform ini diharapkan menghasilkan gambaran opini publik yang lebih akurat.