Berita

SeaBank Catatkan Laba, Naik Kelas ke KBMI 2

85
×

SeaBank Catatkan Laba, Naik Kelas ke KBMI 2

Sebarkan artikel ini
modal-inti-tembus-rp6-triliun,-seabank-naik-kelas-ke-kbmi-2
modal inti tembus rp6 triliun, seabank naik kelas ke kbmi 2

Jakarta – Kabar baik datang dari industri perbankan digital. SeaBank Indonesia berhasil naik kelas menjadi Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) 2.

Pencapaian ini diraih setelah bank digital tersebut mencatatkan modal inti sebesar Rp 6 triliun per Oktober 2025.

Kenaikan kelas SeaBank didorong oleh pertumbuhan organik perusahaan yang berasal dari laba ditahan.

Wakil Direktur Utama SeaBank, Junedy Liu, menegaskan bahwa keberhasilan ini membuktikan model bisnis bank digital yang berkelanjutan.

“Kami naik ke KBMI 2 bukan karena suntikan modal, tetapi dari upaya organik sendiri,” kata Junedy usai acara Peluncuran UMKM Pintar di Jakarta Selatan, Kamis (20/11/2025).

Junedy berharap SeaBank dapat terus berkembang dan mencapai KBMI 3 di masa depan.

Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana menghapus kategori KBMI 1 untuk mendorong konsolidasi dan memperkuat permodalan perbankan nasional.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyatakan pihaknya tengah mengkaji penghapusan KBMI 1 dan mendorong bank-bank KBMI untuk melakukan merger.

Sebagai informasi, KBMI merupakan klasifikasi bank berdasarkan besaran modal inti yang berfungsi sebagai penyerap risiko dan penentu kapasitas bank untuk tumbuh.

Saat ini, pengelompokan KBMI terdiri dari empat kategori, yaitu KBMI 1 (modal inti sampai Rp 6 triliun), KBMI 2 (Rp 6-14 triliun), KBMI 3 (Rp 14-70 triliun), dan KBMI 4 (di atas Rp 70 triliun).

Dengan penghapusan KBMI 1, klasifikasi akan disederhanakan menjadi tiga kelompok, yaitu KBMI 1 (sebelumnya KBMI 2), KBMI 2 (sebelumnya KBMI 3), dan KBMI 3 (sebelumnya KBMI 4).

Dian berharap langkah ini dapat memperkuat daya saing perbankan nasional.

4fb76b8b4aa755bc7bbd323df2792608.jpg
Berita

Fenesia-JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan rebound atau kembali menguat hingga menyentuh level 8.000 seiring membaiknya fundamental ekonomi nasional dan kinerja perusahaan. Hal itu disampaikan Purbaya menanggapi pergerakan IHSG yang kembali naik setelah sempat berada di kisaran 5.900, Purbaya menilai pergerakan pasar saham pada akhirnya akan ditopang oleh fundamental perusahaan…