Padang Sidimpuan – Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) memulai pembangunan hunian tetap bagi 1.133 kepala keluarga penyintas bencana hidrometeorologi di Kelurahan Pijorkoling, Selasa (14/7/2026).
Langkah ini bertujuan menyediakan permukiman yang aman, layak, dan berkelanjutan bagi warga terdampak banjir di Kota Padangsidimpuan.
Wakil Ketua Satgas PRR yang juga Kasum TNI, Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon, memimpin langsung prosesi peletakan batu pertama proyek tersebut.
Satgas PRR menargetkan penyelesaian 200 unit rumah pada tahap awal hingga Desember 2026.
Pembangunan dilakukan di atas lahan seluas 27 hektare milik PTPN IV.
Kawasan tersebut dirancang sebagai permukiman terpadu dengan fasilitas pendukung yang lengkap.
Alokasi lahan mencakup 15 hektare untuk hunian, 7,5 hektare untuk fasilitas umum dan jalan, serta 4,5 hektare untuk ruang terbuka hijau.
Richard menegaskan pihaknya terus mengoordinasikan seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah guna mempercepat rehabilitasi.
“Atas dukungan Presiden, kami mempercepat rehabilitasi agar masyarakat terdampak segera memperoleh hunian layak,” ujar Richard.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Padangsidimpuan, Abdul Rahman Nasution, menambahkan pembangunan akan dilaksanakan secara bertahap oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Seluruh unit yang dibangun nantinya akan menampung 1.133 kepala keluarga korban bencana.
Proyek ini melibatkan koordinasi lintas sektor untuk menyelaraskan penyediaan lahan, konstruksi fisik, hingga infrastruktur pendukung.
Pendekatan kolaboratif ini diharapkan mampu menghadirkan pemulihan berkualitas bagi warga Padangsidimpuan.







