Berita

Randang Payakumbuh Mendunia: Sentra IKM Jadi Kawasan Kekayaan Intelektual

88
×

Randang Payakumbuh Mendunia: Sentra IKM Jadi Kawasan Kekayaan Intelektual

Sebarkan artikel ini
ditetapkan-sebagai-kawasan-intelektual,-sentra-ikm-randang-jadi-destinasi-wisata-gastronomi
ditetapkan sebagai kawasan intelektual, sentra ikm randang jadi destinasi wisata gastronomi

Payakumbuh – Sentra IKM Randang Payakumbuh semakin dikenal sebagai pusat ekonomi kreatif dan destinasi wisata kuliner unggulan. Kunjungan wisatawan meningkat dan kekayaan intelektualnya diakui.

Sepanjang tahun 2025, sentra ini menarik perhatian berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga chef internasional.

Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) menetapkan Sentra IKM Randang sebagai Kawasan Berbasis Kekayaan Intelektual (K-BKI) untuk kategori kawasan karya cipta.

Pengakuan ini diharapkan memperkuat perlindungan hukum dan meningkatkan nilai ekonomi randang.

Sejak awal tahun, berbagai institusi pendidikan menjadikan Sentra Randang sebagai lokasi pembelajaran.

Kunjungan juga datang dari instansi pemerintah dan organisasi, termasuk HIPERMI dan BPKH.

Balai POM dan Dinas Lingkungan Hidup Payakumbuh rutin mengawasi standar mutu, keamanan pangan, dan pengelolaan lingkungan.

Kepala Kanwil Kemenkumham Sumatera Barat, Alpius Sarumaha, menyerahkan piagam K-BKI kepada Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, Juni lalu.

Alpius mengapresiasi komitmen Payakumbuh dalam memanfaatkan potensi lokal untuk memperkuat ekonomi masyarakat.

“Payakumbuh telah mengambil langkah strategis melalui sentra produksi unggulan,” ujarnya.

Agustus lalu, tujuh chef internasional dari Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, dan Thailand mengikuti program “Yuk Marandang – Gastronomy and Tourism 2025”.

Mereka mempelajari proses memasak randang tradisional dan mencoba mengolah bumbu dengan gaya kuliner negara masing-masing.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menilai partisipasi chef internasional membuka peluang promosi yang lebih luas bagi randang.

“Kehadiran chef mancanegara memperluas jejaring promosi dan membuka peluang kolaborasi internasional,” katanya.

Chef Rohana dari Brunei Darussalam mengaku terkesan dengan kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang memasak, tetapi juga pertukaran budaya yang memberi pengalaman baru,” ucapnya.

Wakil Wali Kota Elzadaswarman menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mengembangkan produk kuliner berbasis kekayaan intelektual.

“Pengakuan ini akan menjadi landasan bagi pengembangan produk-produk lokal lainnya yang memiliki nilai budaya dan ekonomi,” pungkasnya.

4fb76b8b4aa755bc7bbd323df2792608.jpg
Berita

Fenesia-JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan rebound atau kembali menguat hingga menyentuh level 8.000 seiring membaiknya fundamental ekonomi nasional dan kinerja perusahaan. Hal itu disampaikan Purbaya menanggapi pergerakan IHSG yang kembali naik setelah sempat berada di kisaran 5.900, Purbaya menilai pergerakan pasar saham pada akhirnya akan ditopang oleh fundamental perusahaan…