Jakarta – Ketua Badan Tim nasional (BTN) Sumardji mengungkapkan pihaknya tengah melakukan pendalaman terhadap lima calon pelatih baru timnas Indonesia. Proses seleksi intensif ini masih berlangsung guna mencari pengganti Patrick Kluivert, yang dipecat setelah Tim Garuda gagal lolos ke Piala Dunia 2026 pada pertengahan Oktober lalu.
Sumardji menyampaikan hal tersebut di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Senin, 17 November 2025. Ia memastikan bahwa satu dari lima kandidat tersebut akan terpilih sebagai nakhoda baru.
“Dari kelima itu pasti akan dipilih satu,” kata Sumardji. Ia menambahkan bahwa seluruh proses akan dijalankan sesuai mekanisme yang benar.
Sumardji juga mengaku telah berdiskusi dengan Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers, mengenai daftar kandidat ini. Meski demikian, ia enggan menyebutkan identitas kelima calon pelatih tersebut. “Lima itulah yang sedang kami dalami,” ujarnya.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, telah meminta Sumardji untuk menindaklanjuti pendalaman lima kandidat tersebut. Harapannya, pelatih terpilih dapat membawa dampak positif bagi Timnas Indonesia.
“Mekanismenya sudah ada dan saya tidak perlu sampaikan. Intinya nanti akan di-notes langsung oleh Ketua Umum,” jelas Sumardji, menegaskan bahwa tugasnya bersama Alex Zwiers telah final dan tinggal menunggu tindak lanjut.
Ketika ditanya apakah timnas sudah akan memiliki pelatih baru pada Desember mendatang, Sumardji tidak memberikan jawaban spesifik. “Ya tunggu prosesnya inilah. Sudah jangan terlalu dikerucutkan,” katanya.
Ia juga tetap menolak untuk mengungkapkan nama-nama kelima kandidat tersebut. “Tidak, saya tidak bahas soal terlalu panjang. Tunggu perkembangannya,” ucapnya.
Sejak pemutusan kerja sama dengan Patrick Kluivert, beberapa nama calon pelatih Timnas Indonesia memang telah mencuat ke publik. Salah satunya adalah mantan pelatih Timnas Uzbekistan, Timur Kapadze.
Terkait nama Kapadze, Wakil Ketua Umum PSSI 1 Zainudin Amali sempat menyatakan bahwa munculnya nama tersebut lebih merupakan bagian dari aspirasi suporter.







