Berita

Prabowo Ungkap Peran Jokowi di Peresmian RS Kardiologi Emirates-Indonesia

102
×

Prabowo Ungkap Peran Jokowi di Peresmian RS Kardiologi Emirates-Indonesia

Sebarkan artikel ini
4f572d7523fd6b40b9dda26f2ed96c17.jpg
4f572d7523fd6b40b9dda26f2ed96c17.jpg

Surakarta – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Rumah Sakit Kardiologi Emirates-Indonesia (RS KEI) di Surakarta pada Rabu, 19 November 2025. Dalam peresmian tersebut, Prabowo menyebut nama mantan Presiden Joko Widodo, mengakui bahwa pembangunan RS KEI merupakan inisiatif dari masa pemerintahannya. Prabowo sendiri merasa beruntung bisa meresmikan rumah sakit ini.

“Saya sangat beruntung sudah jadi. Saya yang resmikan. Takdir itu tidak bisa ditolak. Ya, ini kebesaran hati,” kata Prabowo dalam sambutannya.

Kepala Negara menegaskan, pelayanan kesehatan adalah kewajiban negara. Ia menyatakan negara mampu memberikan pelayanan kesehatan yang layak untuk seluruh rakyat Indonesia.

Prabowo menyoroti kecanggihan peralatan medis di RS KEI, menyebutnya sebagai salah satu yang tercanggih di Indonesia. Hanya ada empat rumah sakit di Tanah Air, termasuk RS KEI, yang memiliki fasilitas serupa.

Mantan Menteri Pertahanan itu juga menginstruksikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin untuk segera membangun 66 rumah sakit baru. Rumah sakit-rumah sakit tersebut ditargetkan memiliki standar kualitas yang setara dengan RS KEI.

“Saya sudah alokasi dan sudah instruksikan Menkes untuk segera membangun 66 RS baru dan sudah mulai dibangun. Tapi saya minta 66 tidak kalah dengan standar RS ini. Menkes kesehatan bisa?” tanya Prabowo, yang disambut tawa Menkes Budi.

“Iya. Agak kaget,” jawab Budi sambil tertawa, sebelum Prabowo kembali menegaskan, “Bisa. Bisa dulu jawabnya.”

Prabowo juga telah meminta Menkes Budi untuk membangun rumah sakit secanggih RS KEI di setiap kabupaten/kota. Ia menargetkan pembangunan ini dapat terwujud dalam empat tahun ke depan, dengan alokasi biaya besar untuk pelayanan kesehatan.

Ia juga menekankan pentingnya pembangunan fasilitas rumah sakit beserta penambahan tenaga medis, dokter, dan perawat. Atas saran Menkes, pemerintah berencana menambah 30 fakultas kedokteran baru.

Selain itu, Prabowo berencana menambah alokasi beasiswa penuh bagi sebagian besar mahasiswa kedokteran, perawat, dan tenaga paramedis di fakultas kedokteran yang sudah ada.

Peresmian RS KEI ini merupakan tindak lanjut dari hibah strategis Uni Emirat Arab (UEA). Hibah tersebut bertujuan mendukung sistem layanan jantung nasional dan meningkatkan kapasitas rujukan kardiovaskular di Jawa Tengah, DIY, dan wilayah sekitarnya.

RS KEI adalah hasil kolaborasi kesehatan berskala besar antara Indonesia dan UEA. Pembangunannya berlangsung dari tahun 2023 hingga 2025, dengan soft launching dan serah terima telah dilakukan pada 29 September 2025.

Ini bukan kali pertama Prabowo menyebut nama Jokowi dalam peresmian pembangunan. Pada Kamis, 6 November 2025, saat meresmikan pabrik New Ethylene Project PT Lotte Chemical Indonesia di Cilegon, Banten, ia juga menyebut Jokowi. Pembangunan pabrik itu, kata Prabowo, merupakan hasil kesepakatan pemerintah era Jokowi dengan Korea Selatan.

“Ini salah satu prestasi Jokowi. Dimulai di zaman Jokowi dan juga hasil kesepakatan, hasil lobi Jokowi dengan pimpinan Korea Selatan,” ujarnya kala itu.

Prabowo mengungkapkan bahwa ia telah mengundang Jokowi untuk hadir dalam peresmian tersebut, namun mantan presiden itu tidak dapat hadir. Ia mengajak masyarakat untuk menghormati jasa semua pemimpin, seraya mengingatkan bahwa setiap pemimpin pasti memiliki kekurangan, namun manusia harus memiliki esensi keadilan dan berpikir jernih.