EcozonePolitik

Prabowo Ancam Bubarkan Bea Cukai, Kinerja Membaik, Apresiasi Mengalir!

84
×

Prabowo Ancam Bubarkan Bea Cukai, Kinerja Membaik, Apresiasi Mengalir!

Sebarkan artikel ini
menkeu-purbaya-batal-bubarkan-direktorat-jenderal-bea-dan-cukai 
menkeu purbaya batal bubarkan direktorat jenderal bea dan cukai 

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap, Presiden Prabowo Subianto sempat mengusulkan pembubaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Usulan itu termasuk mengganti DJBC dengan lembaga inspeksi internasional, Société Générale de Surveillance (SGS).

Hal itu disampaikan saat melantik 1.585 pejabat Kemenkeu, Selasa (10/3).

Menurut Purbaya, usulan itu muncul dalam rapat di Istana Negara. Pemerintah menyoroti kinerja Bea Cukai.

“Beliau selalu bilang Bea Cukai bubarkan saja, diganti SGS, tapi ternyata ada perbaikan,” kata Purbaya.

Dalam rapat terbaru di Istana, Presiden Prabowo mulai melihat perubahan di internal Bea Cukai.

Perbaikan itu dinilai sebagai sinyal bahwa institusi tersebut masih bisa dibenahi tanpa diganti lembaga asing.

Purbaya mengakui, isu kinerja DJBC dan Direktorat Jenderal Pajak sering dibahas serius dengan Presiden.

Tekanan dari Istana terasa kuat saat membahas dua lembaga pengumpul penerimaan negara itu.

“Ini untuk saya merupakan ancaman yang serius. Karena Pak Presiden bilang, kalau Bea Cukainya enggak betul, tahun ini mungkin akhir tahun diganti dengan SGS,” ujar Purbaya.

Meski begitu, ia menilai perubahan sikap Presiden adalah apresiasi atas upaya pembenahan Kemenkeu.

Presiden Prabowo juga memuji peningkatan penerimaan pajak di awal tahun ini.

Penerimaan pajak Januari–Februari 2026 naik sekitar 30 persen. Capaian itu menunjukkan perbaikan kinerja pengelolaan penerimaan negara.

Perhatian Istana pada sektor pajak dan bea cukai sangat besar karena menjadi tulang punggung pendapatan negara.

0e90dbb1b011a442dc1100a968e65442.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada Rabu (10/6/2026). Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot menguat 0,63% secara harian ke Rp 17.944 per dolar AS. Berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah menguat 0,93% secara harian ke Rp 17.971 per dolar AS. Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, penguatan rupiah murni didukung sentimen domestik oleh meningkatnya harapan…

66d9be80f9b2216849e36f5d6ffa975e.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Para pemegang saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Rabu (10/6/2026) menyetujui rencana pembagian total dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp 5,05 triliun atau setara 70% dividend payout ratio (DPR). Persentase DPR ini lebih rendah dibandingkan dengan DPR ANTM tahun sebelumnya yang mencapai 100%. Dalam laporan Stockbit Sekuritas, jumlah tersebut mengindikasikan…

4132233f6d237942dc15899eb316d66f.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) memutuskan untuk membagikan dividen tunai final sebesar Rp 4,08 per saham dari laba tahun buku 2025. Saham OMED pada Rabu (10/6/2026) ditutup naik 0,52% di Rp 195 per saham. Sehingga jika menggunakan acuan harga ini maka potensi yield dividen OMED sebesar 2,09%. Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Senin (8/6). Dengan demikian,…

eebfd20d375b6e55ea106c160aa10574.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Menthobi Karyatama Raya Tbk (MKTR) menargetkan produksi tandan buah segar (TBS) sebanyak 336.400 ton sepanjang tahun 2026. Produksi minyak sawit alias crude palm oil (CPO) sebesar 73.292 ton dan Palm Kernel diproyeksi mencapai 15.031 ton di tahun 2026. Sepanjang 2026, penjualan MKTR pun diperkirakan mencapai Rp1,390 triliun. Direktur Keuangan & Investasi PT Menthobi Karyatama Raya Tbk Wawan Sulistyawan mengatakan MKTR…