Ecozone

Polisi Geledah 12 Lokasi Terkait Dugaan Korupsi BUMN Strategis

17
×

Polisi Geledah 12 Lokasi Terkait Dugaan Korupsi BUMN Strategis

Sebarkan artikel ini
cab24a23b120fd8aa3e870462a119b34.jpg
cab24a23b120fd8aa3e870462a119b34.jpg

Jakarta, Fenesia.com – Tim gabungan dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Polda Metro Jaya menyisir 12 lokasi strategis di Jakarta dan daerah penyangga dalam upaya pengungkapan kasus korupsi berskala besar.

Operasi penegakan hukum ini menyasar dugaan tindak pidana korupsi, gratifikasi, serta pencucian uang yang melibatkan sejumlah perusahaan pelat merah ternama, yakni PT PLN (Persero), PT Asabri (Persero), dan PT Krakatau Steel.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyatakan bahwa rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari tindakan hukum yang dilakukan oleh tim gabungan guna mengumpulkan barang bukti.

“Ini bagian dari kegiatan penggeledahan yang dilakukan oleh tim gabungan,” ucapnya dikutip dari Kombes Pol Budi Hermanto pada Rabu (8/7/2026).

Penyelidikan ini secara khusus menyoroti tiga perkara utama yang menjadi sorotan publik dalam beberapa waktu terakhir.

Kasus-kasus tersebut mencakup insiden pemadaman listrik masif (blackout) yang terjadi di bawah pengelolaan PT PLN (Persero).

Selain itu, penyidik juga mendalami dugaan korupsi Asabri dan Jiwasraya yang mencakup rentang waktu tahun 2020 hingga 2025.

Penyidik turut menelusuri dugaan pencucian uang dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI.

Hingga Rabu malam, tim gabungan telah merampungkan penggeledahan di dua titik di wilayah Jakarta Selatan.

Lokasi yang telah selesai diperiksa adalah Kafe de’Clan Signature dan Koin Money Changer di kawasan Cipete.

“Kortastipidkor bersama Polda Metro Jaya dalam melakukan penyidikan dugaan kasus korupsi, meliputi suap, gratifikasi, dan pencucian uang, ada beberapa lokasi saat ini secara serempak dilaksanakan penggeledahan, termasuk di lokasi sekarang di Cafe De’Klan dan Koin Money Changer,” kata dia.

Sepuluh lokasi lainnya saat ini masih dalam proses penggeledahan intensif oleh aparat penegak hukum.

Daftar lokasi yang sedang disisir meliputi PT CBS di Cengkareng Timur dan kantor pusat PT CBS di Penjaringan.

Petugas juga mendatangi PT KNI di wilayah Petojo Selatan, Jakarta Pusat.

Pemeriksaan turut menyasar kediaman pribadi milik sejumlah pihak yang dianggap berkaitan dengan perkara.

Lokasi tersebut antara lain rumah milik Sdr. MN di Serpong Utara, Tangerang Selatan, serta rumah Sdr. TK di Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

Tim penyidik juga menggeledah kantor atau Grup DMG/CP di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

PT PML yang berlokasi di Karet Kuningan, Jakarta Selatan, juga tidak luput dari sasaran penggeledahan.

Penyidik juga melakukan pemeriksaan di rumah Sdr. DR di Gandaria Selatan dan Apartemen Pacific Place milik Sdri. MILDK.

Terakhir, sebuah rumah di wilayah Sentul, Kabupaten Bogor, turut menjadi target penggeledahan tim gabungan.

Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk keseriusan kepolisian dalam merespons instruksi pimpinan tertinggi negara.

Penyidikan ini disebutnya menjadi atensi khusus dari Presiden Prabowo Subianto terhadap praktik korupsi di sektor strategis.

Perhatian besar dari orang nomor satu di Indonesia tersebut menjadi pemicu bagi kepolisian untuk segera mengungkap aktor intelektual di balik kasus ini.

Seluruh barang bukti yang disita dari 12 lokasi tersebut kini sedang dalam proses pendataan dan analisis oleh tim penyidik.

Hasil penggeledahan ini nantinya akan menjadi dasar kuat bagi kepolisian dalam menentukan tersangka dalam perkara tersebut.