Jakarta – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) akan menjadikan customer experience sebagai strategi utama di 2026.
Hal ini dilakukan untuk memperkuat pelayanan.
Komitmen ini adalah kelanjutan dari upaya membangun hubungan yang empatik dengan jutaan nasabah.
Dalam evaluasi kinerja 2025, PNM menekankan pentingnya sentuhan manusia, empati, dan keberpihakan pada masyarakat prasejahtera.
Nilai-nilai ini menjadi dasar layanan yang berorientasi pada pengalaman nasabah secara menyeluruh.
PNM melihat customer experience sebagai perjalanan panjang dengan kehadiran dan pendampingan yang konsisten.
Pendekatan ini sejalan dengan pemberdayaan puluhan juta perempuan prasejahtera.
PNM tidak hanya membuka akses modal, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri dan jiwa kewirausahaan.
Sekretaris Perusahaan PNM, L. Dodot Patria Ary, menyatakan pelayanan PNM di 2026 akan menekankan kualitas pengalaman nasabah.
“Customer experience bagi PNM adalah bagaimana nasabah benar-benar merasakan kehadiran kami, merasa didengar, didampingi, dan diberdayakan,” ujarnya.
PNM terus memperkuat sumber daya manusia, terutama Account Officer sebagai garda terdepan.
Integrasi pelayanan prima dan program pemberdayaan menjadi diferensiasi utama PNM.
“Kami ingin setiap layanan PNM memberikan nilai tambah nyata,” kata Dodot.
Komitmen ini mencerminkan tekad PNM untuk selaras dengan misi pembangunan nasional dan memperkuat dampak sosial.







