Padang – Hujan deras menyebabkan gangguan produksi air bersih di Kota Padang. Perumda AM mengumumkan suplai air bersih terganggu ke pelanggan.

Derasnya arus sungai dan material pasir menjadi penyebab utama. Hal ini menghambat masuknya air ke intake.

“Saat ini petugas masih berupaya membersihkan material yang terbawa arus sungai ke intake di area pengolahan Utara,” ujar Humas Perumda AM, Jumat (2/1/2026) malam.

Intake Taban saat ini tidak beroperasi. Kondisinya belum bisa dicek karena curah hujan masih tinggi dan akses jalan rawan longsor.

Intake Sungai Duo dan Sungai Sarik yang suplai air baku ke IPA Taban dan IPA Palukahan masih beroperasi.

Namun, intake Palukahan terdampak derasnya air sungai. Saluran sadap air baku tertimbun material dan belum bisa dibersihkan karena cuaca masih hujan dan akses lokasi rawan longsor.

Kondisi di lapangan bervariasi. Intake Latung dan Garing masih aktif, sementara intake Guo alami kerusakan pada bendungan darurat.

“Petugas belum bisa bekerja karena debit air sungai masih besar,” katanya.

Pihaknya berharap cuaca segera normal agar pemulihan dapat dilakukan secepatnya.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan akan berusaha memulihkan pelayanan secepat mungkin,” pungkasnya.

83175 mtwzykyk00gmmtal3n5kvxmf79fnutdz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *