FENESIA – Maag atau dispepsia adalah gejala penyakit berupa rasa nyeri dan panas pada lambung yang terjadi akibat sejumlah kondisi.
Di antaranya adalah luka terbuka pada lapisan dalam lambung (tukak lambung), infeksi bakteri Helicobacter pylori, efek samping penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), dan stres.
Langsung Berbaring Setelah Selesai Makan
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1454580/original/075433200_1483446470-topic_article_makanan_bahaya_tidur_malam.jpg)
Penyebab maag yang pertama terkait dengan faktor gaya hidup tidak sehat yaitu seringnya langsung berbaring setelah makan.
Pasalnya, makanan membutuhkan waktu dan proses agar dapat sampai ke dalam sistem pencernaan. Maka dari itu, berikan jeda waktu sekitar 2-3 jam setelah makan, jika memang ingin tidur. Apabila dipaksakan langsung berbaring setelah makan, maka bisa memicu asam lambung naik.
Konsumsi Alkohol yang Berlebihan

Kebiasaan konsumsi minuman beralkohol berlebihan ternyata juga menimbulkan iritasi sekaligus mengikis lapisan lambung sedikit demi sedikit. Akibatnya, sistem pencernaan jadi lebih rentan terhadap efek samping dari peningkatan produksi asam lambung.
Konsumsi Makanan Pedas

Makanan pedas, gorengan, serta makanan berlemak bisa meningkatkan produksi asam pada lambung. Selain itu, makanan berlemak akan membuat seseorang rentan mengalami gangguan pencernaan sebagai penyebab maag.
Itulah penyebab Maag yang sering di abaikan dan sebenarnya bisa dihindari. Semoga Membantu.







