LifeSehat

Bahaya Kesehatan Jika Gunakan Minyak Goreng Berulang Kali

249
×

Bahaya Kesehatan Jika Gunakan Minyak Goreng Berulang Kali

Sebarkan artikel ini
Foto: Internet

FENESIA –  Memasak dengan minyak goreng memang praktis dan bisa menghasilkan makanan yang lezat. Namun, tahukah Anda bahwa memanaskan minyak goreng berulang kali dapat membahayakan kesehatan? Minyak goreng yang telah digunakan pada suhu tinggi mengalami kerusakan dan menghasilkan senyawa berbahaya. Senyawa ini dapat berdampak fatal bagi kesehatan.

Penggunaan minyak goreng yang dipanaskan berulang kali meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Oleh karena itu, sebaiknya hindari penggunaan minyak goreng secara berulang. Berikut adalah beberapa bahaya kesehatan jika Anda sering menggunakan minyak goreng yang dipanaskan kembali.

1. Meningkatkan Risiko Kanker

Jenis Kanker Darah
Foto: Internet

Minyak goreng yang digunakan  berulang kali mengandung akrolein, senyawa kimia yang bersifat karsinogenik atau penyebab kanker. Akrolein merusak DNA dan dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru, pankreas, dan prostat di dalam tubuh.

2. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Penanganan Pertama Serangan Jantung, Lakukan ini! - Bumame
Foto: Internet

Menurut pelatih gaya hidup Luke Coutinho, minyak goreng yang dipanaskan berulang kali menghasilkan kadar asam lemak trans yang tinggi. Asam lemak trans ini meningkatkan kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kolesterol baik (HDL), yang pada gilirannya meningkatkan risiko penyakit jantung koroner, stroke, dan serangan jantung.

Dilansir dari NDTV, berbagai penelitian menunjukkan bahwa aldehida, unsur beracun yang dihasilkan saat minyak dipanaskan kembali, dapat mempengaruhi kesehatan. Seperti  radikal bebas dalam tubuh, yang memicu peradangan.

Peradangan yang tinggi dapat menyebabkan berbagai penyakit, termasuk obesitas, penyakit jantung, dan diabetes. Selain itu, peradangan yang kronis dapat menurunkan kekebalan tubuh, membuat Anda lebih rentan terhadap infeksi.

3. Menyebabkan Kegemukan

11 Bahaya Obesitas yang Harus Diwaspadai dan Pencegahannya - Mitra Keluarga
Foto: Internet

Menggoreng dengan minyak bekas menambah jumlah kalori dalam makanan Anda. Makanan yang digoreng akan kehilangan air dan menyerap lemak lebih banyak, yang dapat menyebabkan kegemukan.

Makanan yang digoreng umumnya lebih tinggi kalori dan lemaknya, memicu obesitas. Penelitian menunjukkan bahwa minyak trans dalam makanan yang digoreng dapat mempengaruhi hormon yang mengatur nafsu makan dan penyimpanan lemak, sehingga meningkatkan berat badan.

4. Menurunkan Kualitas Nutrisi Makanan

Menu Diet Seminggu Turun 10 Kg yang Aman dan Padat Nutrisi
Foto: Internet

Memanaskan minyak goreng secara berulang kali dapat mengurangi kandungan nutrisi dalam makanan. Proses pemanasan yang berulang dapat menghancurkan vitamin dan mineral penting dalam makanan, sehingga mengurangi manfaat kesehatan dari hidangan yang Anda konsumsi.

5. Meningkatkan Risiko Gangguan Pencernaan

Gangguan Pencernaan
Foto: Internet

Minyak goreng bekas dapat mengandung senyawa yang merusak sistem pencernaan. Senyawa berbahaya ini dapat mengiritasi lambung dan usus, yang berpotensi menyebabkan gangguan pencernaan seperti mual, diare, atau sakit perut.

89cdc83b2ef262c6a983d187cdd9fc78.jpg
Life

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penyaluran kredit kendaraan bermotor (KKB) terus mengalami perlambatan tahun ini. Usai meningkatnya bunga acuan (BI Rate) ke level 5,5%, perlambatan KKB dikhawatirkan akan terus berlanjut. Data Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran KKB pada beberapa bulan terakhir ini masih mengalami perlambatan jika dibandingkan dengan periode sama di tahun lalu. Misalnya pada April 2026, BI mencatat penyaluran KKB terkontraksi 9%…