Jakarta – Mbizmarket memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah, rumah sakit, dan pemangku kepentingan pengadaan atas konsistensi mereka dalam mendorong transformasi pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Apresiasi ini diberikan melalui Mbizmarket Award.
Ajang ini dihadiri oleh 10 pemerintah provinsi dan 27 pemerintah kabupaten/kota.
Turut hadir perwakilan kementerian, lembaga, BUMD, perbankan, serta mitra strategis pengadaan.
Manajemen Mbizmarket menjelaskan bahwa penghargaan ini adalah bentuk pengakuan atas kerja kolektif para pelaku pengadaan di daerah.
Tujuannya untuk membangun tata kelola pengadaan yang semakin modern dan terintegrasi.
Chief Commercial Officer Mbizmarket, Andhie Saad, menilai konsistensi menjadi kunci keberhasilan transformasi digital di sektor pengadaan.
“Mbizmarket Award bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk pengakuan atas komitmen dan konsistensi para pelaku pengadaan dalam mendorong transformasi digital,” tegasnya.
Mbizmarket juga menegaskan perannya sebagai mitra resmi lokapasar LKPP RI.
Tujuannya untuk mendukung digitalisasi belanja pemerintah.
CEO Mbizmarket, Ryn M. R. Hermawan, menyampaikan bahwa sejak 2023, ajang penghargaan ini menjadi agenda tahunan.
Tujuannya untuk mengapresiasi para penggerak transformasi pengadaan digital di berbagai tingkat pemerintahan.
“Ke depan, Mbizmarket akan terus menghadirkan inovasi dan fitur yang sejalan dengan regulasi LKPP RI agar pengadaan digital semakin mudah dan berdampak,” ujarnya.
Mbizmarket memberikan apresiasi dalam sejumlah kategori.
Digital Procurement Champion Award diberikan kepada Provinsi D.I. Yogyakarta, Provinsi Kalimantan Barat, Kota Depok, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Gianyar.
Best Adoption of Government Marketplace Award diraih Provinsi Jawa Barat, Provinsi Kalimantan Selatan, Provinsi Sumatera Selatan, Kabupaten Badung, dan Kabupaten Bekasi.
Best Digital Governance in Procurement Award diberikan kepada Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Riau, Provinsi Jawa Tengah, Kota Surabaya, dan Kota Denpasar.
Fastest Digital Procurement Implementation Award diberikan kepada Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Kementerian Sosial, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Pemerintah Kabupaten Bantul, serta Pemerintah Kabupaten Gresik.
Untuk kategori Digital Payment Support, penghargaan diberikan kepada BPD DIY, BPD Jawa Timur, BPD Jawa Barat (Bank BJB), BPD Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, serta BPD Kalimantan Barat.
Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa Setda Kabupaten Kutai Barat, Suharsono, menyebut penggunaan Mbizmarket telah menyederhanakan alur pengadaan.
“Dulu proses pengadaan terasa rumit karena banyak berkas fisik yang harus disiapkan. Dengan Mbizmarket, seluruh persyaratan dan dokumen sudah tersedia dalam sistem sehingga proses belanja menjadi jauh lebih cepat, praktis, dan efisien,” katanya.
Direktur RSUD Nene Mallomo Sidrap, Sulawesi Selatan, Dr. Suwarta Yuddin Pande, menilai platform pengadaan digital memberikan dampak langsung terhadap kelancaran layanan rumah sakit.
“Kami secara konsisten mengarahkan pengadaan melalui platform digital seperti Mbizmarket. Sistem ini memudahkan proses pengadaan dan mempercepat pemenuhan kebutuhan rumah sakit,” ujarnya.
Direktur Pasar Digital Pengadaan LKPP RI, Yulianto Prihandoyo, menyampaikan bahwa peran Mbizmarket sangat membantu dalam mendorong digitalisasi belanja pemerintah.
“Kontribusinya nyata dalam menggerakkan digitalisasi pengadaan. Digitalisasi ini penting agar negara memiliki data belanja yang akurat, mendukung produk dalam negeri dan UMKM, serta mencegah kebocoran anggaran,” jelasnya.
Yulianto berharap mitra lokapasar seperti Mbizmarket terus meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan.
Mbizmarket Award diharapkan dapat mendorong lebih banyak pihak untuk mengoptimalkan pemanfaatan lokapasar mitra LKPP RI.
Tujuannya untuk mewujudkan pengadaan yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel.
Serta mempercepat realisasi belanja pemerintah dan meningkatkan kualitas layanan publik.












