FeedSport

Marc Marquez Ungkap Alasan Valentino Rossi Tak Masuk Daftar Rival

100
×

Marc Marquez Ungkap Alasan Valentino Rossi Tak Masuk Daftar Rival

Sebarkan artikel ini
36f465e1b22ffd7dcd220b800228a6a4.jpg
36f465e1b22ffd7dcd220b800228a6a4.jpg

Internasional – Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, buka suara menanggapi keputusan Valentino Rossi yang tidak memasukkan namanya dalam daftar rival terberat selama kariernya di MotoGP. Marquez menyatakan ia berbesar hati menerima anggapan tersebut, beralasan bahwa ia dan Rossi tidak pernah bertarung untuk gelar juara dunia secara langsung di puncak performa masing-masing.

Sebelumnya, Rossi membeberkan daftar rivalnya dalam acara peluncuran livery spesial tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team. “The Doctor” mengulas nama-nama seperti Casey Stoner, Dani Pedrosa, hingga Jorge Lorenzo sebagai para pesaing utamanya. Lorenzo bahkan disebut sebagai rival terberatnya.

“Saya punya banyak rival yang hebat,” kata Rossi seperti dikutip dari Crash. “Saya pikir, (yang terhebat) mungkin antara, Stoner, Lorenzo, Biaggi, dan Pedrosa. Sulit untuk menentukan siapa rival paling besar.”

Rossi menambahkan, “Mungkin sosok itu adalah Lorenzo, karena kami satu tim… Kami bekerja sebagai rekan setim dalam waktu yang cukup lama. Jadi, hubungan di antara kami bukan hanya sekadar rival, kisahnya agak mirip hubungan asmara.”

Meski Marquez sempat terlibat rivalitas ketat dengan Rossi pada musim 2014 dan 2016, “The Baby Alien” tidak masuk dalam daftar tersebut. Keduanya bahkan menjadi simbol kejayaan pabrikan Asia, Honda dan Yamaha, di era tersebut.

Menanggapi hal itu, Marquez menjelaskan, “Karena kami tidak pernah bertarung untuk kejuaraan.” Ia menegaskan bahwa pernyataannya tersebut bukan bermaksud merendahkan Rossi yang memang tidak lagi meraih trofi juara sejak kedatangannya di MotoGP.

Marquez juga menyebutkan bahwa lawan terberat dalam karier balapannya, yang juga sempat diikuti oleh Rossi, adalah Lorenzo dan Andrea Dovizioso. “Hanya saja ketika saya tiba, lawan terbesar saya, misalnya, suatu tahun adalah Lorenzo. Lalu beralih ke Dovizioso,” imbuhnya.

Fakta menunjukkan Rossi terakhir kali meraih titel juara pada tahun 2009. Sejak kehadiran Marquez, prestasi terbaik Rossi adalah menjadi runner-up pada musim 2014 dan 2016.

Adapun catatan kebersamaan Rossi dan Marquez dalam MotoGP:

  • 2013: Marc Marquez 1, Valentino Rossi 4
  • 2014: Marc Marquez 1, Valentino Rossi 2
  • 2015: Valentino Rossi ke-2, Marc Marquez ke-3
  • 2016: Marc Marquez 1, Valentino Rossi 2
  • 2017: Marc Marquez 1, Valentino Rossi 5
  • 2018: Marc Marquez 1, Valentino Rossi 3
  • 2019: Marc Marquez 1, Valentino Rossi 7
  • 2020: Valentino Rossi ke-15, Marc Marquez N/A
  • 2021: Marc Marquez ke-7, Valentino Rossi ke-18

Kini, Marquez telah menyamai rekor tujuh gelar juara MotoGP milik Rossi. Pencapaian tersebut dipastikan setelah ia memenangi MotoGP Jepang 2025. Dengan lima seri tersisa, Marquez sudah tidak bisa lagi tergusur dari puncak klasemen dan berpeluang besar melewati catatan Rossi pada musim depan.