Birmingham – Manchester United (MU) menelan kekalahan pahit 1-2 dari Aston Villa dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (22/12/2025) di Villa Park. Hasil ini memperpanjang catatan buruk MU dengan lima kekalahan dan hanya satu kemenangan dalam empat laga terakhir.
Cedera Bruno Fernandes Jadi Pukulan Tambahan
Selain kekalahan, MU juga harus kehilangan kapten tim, Bruno Fernandes, akibat cedera. Fernandes diperkirakan akan absen dalam beberapa pertandingan penting ke depan.
MU kebobolan lebih dulu oleh gol Morgan Rogers di penghujung babak pertama. Sempat menyamakan kedudukan melalui Matheus Cunha, gawang mereka kembali bobol oleh Rogers.
Posisi Klasemen Terancam
Kekalahan ini membuat Villa semakin kokoh di peringkat ketiga klasemen sementara dengan 33 poin, selisih tiga angka dari Arsenal di puncak. Sementara itu, MU tertahan di posisi ketujuh dengan 26 poin, berjarak tiga poin dari zona Liga Champions.
Detail Cedera Fernandes
Fernandes terlihat kesakitan di kaki kanannya menjelang akhir babak pertama. Meski sempat bertahan hingga turun minum, ia digantikan Lisandro MartÃnez di babak kedua.
Pelatih Ruben Amorim mengungkapkan bahwa cedera Fernandes kemungkinan besar terkait jaringan lunak dan memerlukan waktu pemulihan yang cukup lama. “Saya pikir dia akan melewatkan beberapa pertandingan ke depan, tapi saya belum tahu pasti,” ujarnya.
Kehilangan Fernandes menjadi pukulan besar bagi MU, terutama dengan jadwal padat di depan mata. Mereka akan menjamu Newcastle United pada Boxing Day (26 Desember), lalu menghadapi Wolverhampton Wanderers pada 30 Desember. Situasi semakin sulit karena Kobbie Mainoo juga mengalami cedera.
Pembelaan Pelatih Amorim
Meski kalah, Amorim tetap menegaskan bahwa timnya tampil lebih baik secara permainan. “Kami tim yang lebih baik hari ini. Kami sial dengan cedera Bruno, tapi bahkan tanpa dia kami tetap tampil dominan. Kami melakukan pekerjaan bagus yang sayangnya tidak akan diingat karena hasil akhirnya kalah,” katanya.
Amorim juga memuji penampilan dua pemain muda akademi, Jack Fletcher dan Shea Lacey, yang menjalani debut senior di tengah krisis skuad. Baginya, ini adalah bagian dari filosofi klub yang selalu membuka pintu bagi talenta muda.







