Berita

Lionel Messi di Ambang Sejarah, Final Piala Dunia Panggung Terakhir?

22
×

Lionel Messi di Ambang Sejarah, Final Piala Dunia Panggung Terakhir?

Sebarkan artikel ini
Lionel Messi memimpin Timnas Argentina dalam laga final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol.
Lionel Messi bersiap memimpin Argentina menghadapi Spanyol dalam laga final Piala Dunia 2026.

Fenesia – Lionel Messi bersiap memimpin Timnas Argentina dalam partai final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol pada Senin (20/7/2026), dengan ambisi mempertahankan gelar juara dunia bagi negaranya.

Dilansir dari Tribunnews, kemenangan dalam laga tersebut akan menempatkan Argentina sebagai negara ketiga yang mampu menjuarai turnamen secara beruntun setelah Italia dan Brasil.

Messi berpeluang mencatatkan rekor sebagai kapten pertama dalam sejarah sepak bola yang berhasil mengangkat trofi Piala Dunia sebanyak dua kali.

Di usia 39 tahun, megabintang tersebut tetap menjadi motor serangan Argentina dengan torehan delapan gol dalam tujuh pertandingan sepanjang turnamen berlangsung.

Football Analyst, Hamid Anwar, menyatakan bahwa Messi berperan krusial sebagai pemimpin yang mampu menjaga kestabilan emosional tim di bawah tekanan besar.

“Argentina itu ada pemimpin yang menjaga kestabilan emosional, contohnya Messi,” kata Hamid Anwar.

Pertandingan final ini akan menjadi penampilan ke-34 bagi Messi di ajang Piala Dunia, memperpanjang rekor penampilannya sebagai pemain dengan laga terbanyak sepanjang sejarah turnamen.

Meski spekulasi mengenai masa depannya terus berkembang, Messi hingga saat ini belum memberikan pernyataan resmi apakah laga melawan Spanyol akan menjadi penampilan terakhirnya di panggung Piala Dunia.

Jika memutuskan untuk terus berkompetisi hingga edisi 2030, Messi akan menginjak usia 43 tahun saat turnamen tersebut digelar.

Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, menegaskan bahwa timnya saat ini lebih memilih untuk menikmati kehadiran sang legenda daripada memikirkan masa pensiunnya.

“Dia adalah sejarah, seorang legenda,” kata Lionel Scaloni.

“Saya merasa bangga, dia adalah pesepakbola terbaik yang pernah dilihat dunia dan mencapai final di usia 39 tahun adalah sesuatu yang luar biasa,” kata Lionel Scaloni.

“Saya tidak tahu apakah ini pertandingan terakhir Leo, Anda harus bertanya padanya,” kata Lionel Scaloni.

Kontribusi Messi selama turnamen ini tidak hanya terbatas pada gol, melainkan juga melalui 12 assist yang telah ia kumpulkan sepanjang sejarah partisipasinya di Piala Dunia.

Messi juga merupakan satu-satunya pemain yang berhasil meraih dua penghargaan Bola Emas Piala Dunia, yakni pada edisi 2014 dan 2022.

Final mendatang juga akan mencatatkan Messi sebagai pemain kedua setelah Cafu yang berhasil tampil dalam tiga laga final Piala Dunia sepanjang kariernya.

Keberhasilan Argentina menembus babak puncak tidak lepas dari performa impresif Messi, termasuk saat ia menyumbangkan dua assist krusial dalam kemenangan 2-1 atas Inggris di babak semifinal.

Dunia sepak bola kini menanti apakah sang kapten akan menutup karier internasionalnya dengan trofi juara atau justru memperpanjang perjalanannya menuju edisi ketujuh di masa mendatang.