New Jersey – Tim nasional Prancis akan melakoni laga krusial dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan menantang Swedia di Stadion MetLife, New Jersey, pada Rabu, 1 Juli 2026, pukul 04.00 WIB.
Pertandingan ini menjadi ujian berat bagi pelatih Prancis, Didier Deschamps, untuk membuktikan kapasitas taktisnya di panggung sepak bola paling bergengsi sejagat.
Berdasarkan catatan resmi FIFA, kedua kesebelasan dipastikan akan menurunkan kekuatan terbaik mereka guna mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Prancis diprediksi tampil dengan formasi 4-2-3-1 yang mengandalkan soliditas lini tengah dan kecepatan di sektor sayap.
Mike Maignan dipastikan akan mengawal gawang Prancis sebagai benteng terakhir.
Lini pertahanan akan dikomandoi oleh kuartet Jules Kounde, Dayot Upamecano, William Saliba, dan Lucas Digne.
Di sektor tengah, Aurelien Tchouameni dan Adrien Rabiot akan bertugas sebagai jangkar permainan.
Sementara itu, Michael Olise akan diplot sebagai gelandang serang untuk menyuplai bola ke lini depan.
Sektor sayap Prancis akan menjadi ancaman nyata dengan kehadiran Ousmane Dembele dan Bradley Barcola.
Kylian Mbappe, penyerang bintang asal Real Madrid, akan menjadi ujung tombak utama dalam skema serangan Les Bleus.
Di kubu lawan, timnas Swedia di bawah asuhan pelatih Graham Potter memilih pendekatan taktis yang lebih variatif dengan formasi 3-4-2-1.
Jacob Widell Zetterstrom dipercaya menempati posisi penjaga gawang untuk meredam agresivitas serangan Prancis.
Trio bek tangguh, Victor Lindelof, Gabriel Gudmundsson, dan Gustaf Lagerbielke, akan menjadi pagar betis bagi pertahanan Swedia.
Lini tengah Swedia diisi oleh kuartet Elliot Stroud, Lucas Bergvall, Yasin Ayari, dan Daniel Svensson yang bertugas menyeimbangkan transisi permainan.
Dua gelandang serang, Anthony Elanga dan Alexander Isak, akan bergerak di belakang penyerang utama, Viktor Gyokeres.
Strategi ini dirancang untuk memberikan perlawanan maksimal serta memanfaatkan celah di lini pertahanan Prancis melalui serangan balik cepat.
Pertandingan ini akan dipimpin oleh wasit asal Belanda, Danny Makkelie, yang dikenal memiliki ketegasan dalam mengambil keputusan di lapangan.
Susunan pemain Prancis (4-2-3-1): Maignan; Kounde, Upamecano, Saliba, Digne; Tchouameni, Rabiot; Barcola, Olise, Dembele; Mbappe.
Pelatih: Didier Deschamps.
Susunan pemain Swedia (3-4-2-1): Widell Zetterstrom; Lagerbielke, Lindelof, Gudmundsson; Stroud, Bergvall, Ayari, Svensson; Elanga, Isak; Gyokeres.
Pelatih: Graham Potter.
Laga ini dinilai sebagai salah satu pertandingan paling menarik di babak 32 besar mengingat reputasi kedua tim yang memiliki kedalaman skuad mumpuni.
Para pendukung kedua tim telah memadati area sekitar stadion sejak Selasa malam guna memberikan dukungan langsung bagi negara mereka.
Faktor kebugaran fisik dan efektivitas dalam memanfaatkan peluang di kotak penalti diperkirakan akan menjadi penentu hasil akhir laga ini.
Kedua pelatih telah menyiapkan strategi khusus untuk mengantisipasi gaya permainan lawan yang agresif sepanjang babak penyisihan grup.
Pemenang dari pertandingan ini akan melangkah ke fase berikutnya untuk menghadapi lawan yang lebih berat dari bagan turnamen lainnya.







