Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah memetakan kapasitas Industri Kecil dan Menengah (IKM) drone di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Upaya ini dilakukan untuk memperkuat struktur industri manufaktur berbasis teknologi.
Pemetaan dilakukan dengan mengunjungi fasilitas produksi Frogs Indonesia di Bantul, awal Februari 2026.
Direktur Jenderal IKMA Kemenperin, Reni Yanita, mengatakan pemetaan ini bertujuan mengidentifikasi kapasitas produksi, kesiapan teknologi, dan kebutuhan pengembangan IKM drone.
“Pemetaan ini menjadi dasar bagi penyusunan program pembinaan,” ujar Reni, Selasa (10/2/2026).
Program pembinaan meliputi peningkatan kapasitas produksi, penguatan standardisasi, hingga pengembangan pasar produk drone dalam negeri.
Reni menambahkan, DIY berpotensi menjadi basis pengembangan IKM berbasis teknologi, termasuk drone.
Direktur Frogs Indonesia, Asro Nasiri, menilai pemetaan industri drone dapat memperjelas arah dukungan pemerintah terhadap pelaku usaha.
Pemanfaatan drone terus meningkat di berbagai sektor, seperti pemetaan wilayah, pertanian, dan pengawasan infrastruktur.
Kemenperin menilai sinergi dengan pelaku IKM penting dalam pembentukan ekosistem drone nasional.







