Surabaya -Semen Padang FC harus menelan kekalahan tipis saat bertandang ke Stadion Gelora Bung Tomo, markas Persebaya Surabaya, dalam lanjutan BRI I-League 2025/2026 pekan keenam. Bermain penuh semangat sejak menit awal, Kabau Sirah justru kecolongan gol di menit ke 78 melalui kaki Bruno Moreira dan pulang tanpa poin.
Pelatih Semen Padang, Eduardo Almeida, menilai timnya sudah tampil maksimal meski hasil pertandingan tidak sesuai dengan harapan. Ia mengakui laga melawan Persebaya berjalan ketat dan berkualitas.
“Ini adalah pertandingan yang sulit, tapi juga sangat bagus dari kedua tim. Kami memiliki banyak momen positif, namun hasilnya belum sesuai yang kami inginkan. Pertama-tama, saya ucapkan selamat kepada lawan,” kata Almeida usai laga, Jumat (19/9) malam.
Meski kecewa dengan hasil akhir, pelatih asal Portugal itu memberikan apresiasi kepada para pemainnya yang tak kenal lelah berjuang hingga peluit panjang.
“Bahkan ketika kami harus bermain dengan 10 orang, kami tidak pernah menyerah. Itu menunjukkan semangat tim ini. Kami sudah mempersiapkan diri dengan baik sepanjang pekan, dan hari ini kami membuktikan bisa bersaing dengan tim manapun,” ujarnya.
Menurut Almeida, efisiensi Persebaya menjadi pembeda di pertandingan tersebut.
“Persebaya hanya punya satu peluang dan berhasil mencetak gol, dan itulah kenapa mereka termasuk tim papan atas mereka sangat efisien. Tapi pelajaran yang bisa kami ambil adalah bahwa kami juga punya kualitas, dan siap bertarung melawan siapa pun,” jelasnya.
Kini, Almeida memilih segera mengalihkan fokus ke laga berikutnya di kandang sendiri. Ia optimistis Kabau Sirah bisa bangkit dengan dukungan penuh suporter.
“Dengan dukungan suporter di kandang, kami akan memberikan yang maksimal. Kami punya tim yang bagus, pemain yang berkualitas, dan orang-orang hebat di ruang ganti. Kami akan terus berjuang, dan kami tidak akan menyerah,” tegasnya.







