News

20 Unit Damkar Dikerahkan Padamkan Kebakaran Rumah di Palmerah

11
×

20 Unit Damkar Dikerahkan Padamkan Kebakaran Rumah di Palmerah

Sebarkan artikel ini
9fbe7566f04f40688e4a45ff98608c34.jpg
9fbe7566f04f40688e4a45ff98608c34.jpg

Jakarta, Fenesia.com – Sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kobaran api yang melahap sebuah rumah tinggal di kawasan padat penduduk Jalan Palmerah Utara III, Palmerah, Jakarta Barat, Minggu (5/7).

Peristiwa kebakaran tersebut dilaporkan terjadi tepat pada pukul 18.31 WIB.

Besarnya skala api memaksa petugas meningkatkan status penanganan di lokasi kejadian.

Awalnya, hanya satu unit mobil pemadam yang diterjunkan ke titik api.

Namun, petugas memutuskan untuk menambah armada hingga mencapai 20 unit guna mempercepat proses pemadaman.

Langkah ini diambil untuk mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi kebakaran.

“Pengerahan 20 unit, 100 personel,” demikian keterangan yang disampaikan oleh Command Center Damkar Dinas Gulkarmat Jakarta.

Pengerahan seratus personel tersebut bertujuan untuk memastikan api benar-benar padam dengan cepat.

Kepadatan lokasi pemukiman menjadi salah satu tantangan utama bagi petugas di lapangan.

“Objek (yang terbakar) rumah tinggal,” ujar pihak Command Center Damkar Dinas Gulkarmat Jakarta.

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka-luka akibat insiden tersebut.

Pihak berwenang juga masih melakukan pendataan terkait jumlah kerugian materiil yang diderita pemilik rumah.

Penyebab awal munculnya api masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian setempat.

Situasi di lokasi kebakaran saat ini terpantau sudah terkendali.

Petugas pemadam kebakaran tengah fokus melakukan proses pendinginan di area yang sebelumnya terbakar.

Proses pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api kecil yang berpotensi memicu api kembali membesar.

Aktivitas warga di sekitar Jalan Palmerah Utara III sempat terganggu akibat operasional kendaraan pemadam.

Pihak Dinas Gulkarmat Jakarta mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi arus pendek listrik yang sering menjadi pemicu kebakaran rumah.

Masyarakat juga diminta untuk tidak menghalangi akses jalan saat petugas pemadam kebakaran sedang menjalankan tugas di lapangan.

Langkah penanganan cepat dari seratus personel tersebut dinilai berhasil meminimalisir dampak kerusakan yang lebih luas.

Petugas di lapangan masih bersiaga di lokasi hingga kondisi dinyatakan benar-benar aman dari potensi bahaya susulan.

Rencananya, identifikasi mendalam mengenai sumber api akan dilakukan setelah proses pendinginan selesai sepenuhnya.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar lokasi kejadian telah berangsur kondusif.