Berita

Kasus Pembunuhan Alvaro Kiano: Polisi Lanjutkan Penyidikan Meski Tersangka Wafat

87
×

Kasus Pembunuhan Alvaro Kiano: Polisi Lanjutkan Penyidikan Meski Tersangka Wafat

Sebarkan artikel ini
7579f42830113618f58571b2d4cbe3b9.jpg
7579f42830113618f58571b2d4cbe3b9.jpg

Jakarta Selatan – Polisi masih melanjutkan penyidikan kasus penculikan dan pembunuhan terhadap Alvaro Kiano Nugroho. Penyelidikan berlanjut meskipun tersangka utama, yaitu ayah tiri korban, telah meninggal dunia.

Saat ini, polisi mendalami keterlibatan G, yang diduga berperan dalam pembuangan jasad Alvaro di sekitar Jembatan Cilalay, Tenjo, Kabupaten Bogor.

“Sampai saat ini kami masih melakukan pendalaman sampai di mana dia terlibat dalam kasus ini,” kata Kapolres Jakarta Selatan Komisaris Besar Nicolas Ary Lilipaly di kantornya, Kamis, 27 November 2025. Ia menegaskan, tersangka yang diputuskan dalam kasus ini adalah ayah tiri korban, Alex Iskandar (AI).

Penyidik tidak menutup kemungkinan untuk menetapkan tersangka lainnya. Namun, mereka kini masih mengumpulkan alat bukti serta menggali keterangan dari para saksi. “Baru kami bisa melakukan gelar perkara untuk memutuskan tersangkanya dalam hal ini adalah sudah (cukup),” ujarnya.

Jasad Alvaro ditemukan dibuang ke Sungai Cerewed yang berada di bawah Jembatan Cilalay, Kabupaten Bogor. Pada Rabu lalu, polisi bahkan mengerahkan anjing pelacak untuk mencari kerangka rahang Alvaro yang hingga kini belum ditemukan.

Alvaro sempat dilaporkan hilang selama delapan bulan sebelum terungkap bahwa ia diculik dan dibunuh oleh ayah tirinya, Alex Iskandar, 49 tahun. Polisi sempat menangkap Alex. Namun, Alex ditemukan tewas diduga akibat bunuh diri di ruang konseling Polres Jakarta Selatan pada Minggu, 23 November 2025.

Menurut keterangan polisi, Alex ditemukan gantung diri tidak lama setelah penangkapan dan penahanannya. Polisi juga mengungkap motif pembunuhan Alvaro, yakni karena sang ayah tiri cemburu terhadap istrinya, Arum.