Ecozone

Yield dividen 6,36%, hari ini (26/5) cum date saham SRTG, harga turun 10%

14
×

Yield dividen 6,36%, hari ini (26/5) cum date saham SRTG, harga turun 10%

Sebarkan artikel ini
9d1101b847158b07e5577281177bdb0b.jpg
9d1101b847158b07e5577281177bdb0b.jpg

Jakarta – PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) memasuki periode cum dividen pada hari ini, Selasa (26/5/2026). Perusahaan investasi milik Sandiaga Uno dan Edwin Soeryadjaya ini menyiapkan total dividen sebesar Rp 1,4 triliun untuk para pemegang sahamnya.

Pembagian laba ini menawarkan tingkat pengembalian atau dividend yield yang cukup tinggi, yakni mencapai 6,36 persen. Angka tersebut setara dengan hampir tiga kali lipat bunga deposito rupiah di bank umum yang rata-rata berkisar antara 2 persen hingga 3 persen.

Investor yang ingin mendapatkan hak atas dividen ini harus membeli saham SRTG paling lambat saat penutupan pasar pada masa cum dividen hari ini. Adapun nilai dividen yang akan dibagikan adalah sebesar Rp 103,3 per saham atau Rp 10.330 untuk setiap satu lot saham.

Tingginya yield dividen ini terjadi di tengah tren pelemahan harga saham SRTG. Pada perdagangan Senin (25/5), saham SRTG ditutup di level Rp 1.625 per lembar, mengalami penurunan 1,22 persen secara harian dan terkoreksi sekitar 10,22 persen dalam 30 hari terakhir.

Kinerja keuangan Saratoga sepanjang tahun buku 2025 menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan. Emiten ini mencatatkan laba bersih sebesar Rp 7,33 triliun, melonjak 121,11 persen dibandingkan raihan tahun 2024 yang sebesar Rp 3,31 triliun.

Pertumbuhan laba tersebut didorong oleh keuntungan investasi pada sejumlah emiten blue chip. Manajemen Saratoga menyebutkan bahwa moncernya pergerakan harga saham portofolio seperti PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menjadi faktor utama peningkatan kinerja.

Berdasarkan data perusahaan, Saratoga menguasai 19,73 persen saham MDKA dan 9,73 persen saham TBIG. Selain itu, perusahaan juga memiliki kepemilikan di PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) sebesar 4 persen dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) sebesar 4,38 persen.

Setelah periode cum dividen di pasar reguler dan negosiasi berakhir hari ini, jadwal akan berlanjut ke masa ex dividen pada 29 Mei 2026. Penentuan pemegang saham yang berhak atau recording date dijadwalkan pada 2 Juni 2026, sedangkan pembayaran dividen tunai akan dilaksanakan pada 12 Juni 2026.

4fb76b8b4aa755bc7bbd323df2792608.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Senin (25/5/2026), meskipun tekanan jual investor asing masih berlanjut. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG naik 0,72% ke level 6.206, dengan investor asing masih Fenesia foreign sell sekitar Rp1,07 triliun di pasar reguler. Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, mengatakan penguatan IHSG ditopang oleh mayoritas sektor,…