Ecozone

Investor Asing Akumulasi Saham Pilihan di Tengah Tren Penurunan IHSG

15
×

Investor Asing Akumulasi Saham Pilihan di Tengah Tren Penurunan IHSG

Sebarkan artikel ini
2efa5982583296324ac2cd9869b79a7d.jpg
2efa5982583296324ac2cd9869b79a7d.jpg

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hebat pada perdagangan awal pekan, Senin (8/6/2026), dengan mencatatkan penurunan signifikan sebesar 4,52 persen atau setara 252 poin. Penutupan pasar menempatkan indeks pada level 5.342,62, melanjutkan tren negatif yang telah membayangi bursa domestik dalam beberapa hari terakhir.

Sentimen utama yang memicu aksi jual masif ini bersumber dari pelemahan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing serta merosotnya kepercayaan investor mancanegara. Pelaku pasar merespons negatif arah kebijakan pemerintah yang dinilai kurang konsisten, sehingga memicu gelombang pelepasan aset di pasar saham domestik.

Kondisi pasar yang memerah tercermin dari kinerja seluruh sektor di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sektor perindustrian menjadi kelompok yang paling terdampak dengan koreksi tajam mencapai 6,39 persen. Kondisi serupa dialami sektor infrastruktur yang turun 6,29 persen, sektor transportasi melemah 5,58 persen, dan sektor teknologi terkoreksi 4,68 persen.

Sektor kesehatan juga tidak luput dari tekanan dengan penurunan 4,44 persen, diikuti barang konsumer primer sebesar 4,36 persen. Sementara itu, sektor barang konsumer non-primer turun 4,25 persen, energi melemah 4,03 persen, dan sektor bahan baku terkoreksi 4,00 persen. Sektor properti dan real estat serta sektor keuangan masing-masing mencatatkan penurunan sebesar 2,92 persen dan 2,82 persen.

Aktivitas perdagangan sepanjang hari berlangsung dengan volume yang cukup tinggi, mencapai 32,39 miliar saham. Total nilai transaksi tercatat sebesar Rp21,39 triliun. Secara keseluruhan, pasar didominasi oleh sentimen negatif di mana sebanyak 661 saham ditutup melemah, sementara hanya 78 saham yang mampu bertahan di zona hijau dan 78 saham lainnya bergerak stagnan.

Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih atau net sell sebesar Rp447,05 miliar di seluruh pasar. Meski demikian, di tengah tekanan jual yang meluas, investor asing terpantau masih melakukan akumulasi pada sejumlah saham tertentu yang dinilai memiliki valuasi menarik pasca terjadinya koreksi harga.

Berdasarkan data perdagangan, sepuluh saham yang mencatatkan nilai pembelian bersih atau net buy terbesar oleh asing adalah PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebesar Rp258,36 miliar, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dengan nilai Rp133,13 miliar, dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) sebesar Rp127,59 miliar.

Selanjutnya, investor asing juga mengakumulasi saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) senilai Rp37,94 miliar, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) sebesar Rp30,32 miliar, PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) senilai Rp28,51 miliar, dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) sebesar Rp22,58 miliar. Melengkapi daftar sepuluh besar, terdapat PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) dengan nilai Rp19,22 miliar, PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) sebesar Rp19,22 miliar, serta PT Petrosea Tbk (PTRO) sebesar Rp17,94 miliar.

3a4b798dbe599521c92520bf1ecd8f5a.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – Bursa saham Amerika Serikat (Wall Street) ditutup mayoritas menguat pada perdagangan hari Senin (8/6/2026). Penguatan ini dipimpin oleh indeks Nasdaq dan jajaran saham produsen cip, seiring langkah investor memanfaatkan momentum untuk berburu saham murah (bargain hunting) pasca-aksi jual masif (selloff) pada hari Jumat lalu. Selain faktor teknis pasar, meredanya kecemasan investor juga didorong oleh pernyataan resmi dari Iran dan…

97e573966cb1e7a06c44849dd522bf65.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyiapkan sejumlah kebijakan untuk mempercepat pengembangan ekosistem aset keuangan digital di Indonesia. Salah satu langkah yang sedang digodok adalah penerbitan aturan tokenisasi aset riil (real world asset atau RWA) serta pengkajian pengembangan stablecoin berbasis rupiah. Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK, Adi…

76013dc261354886e8081fcd89265a2b.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) mengatakan terdapat tiga perusahaan yang siap melantai di bursa saham melalui aksi korporasi penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO). Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, mengatakan satu perusahaan yang berasal dari sektor consumer non-cyclical telah mengantongi persetujuan prinsip dari bursa. Sementara itu, dua perusahaan lainnya yang bergerak di…

76b0f0f5776e0685ddcf2ab0a3fc8f6e.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pasar saham yang tercermin dalam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih tertekan hebat. Hingga akhir perdagangan Senin (8/6/2026), indeks anjlok 4,52% ke level 5.342,13. Jika diakumulasi sejak awal tahun, pergerakan indeks sudah mengalami pelemahan 38,22%. Head of Research & Chief Economist PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rully Arya Wisnubroto memperkirakan IHSG di level saat ini sudah cukup oversold. Dalam skenario…