Ecozone

Harga Emas Pegadaian Stabil pada Hari Minggu Ini

113
×

Harga Emas Pegadaian Stabil pada Hari Minggu Ini

Sebarkan artikel ini
7f9faf3970f99bfd4a9042cc5af1e98a.jpg
7f9faf3970f99bfd4a9042cc5af1e98a.jpg

Jakarta – Harga emas batangan dari UBS dan Galeri24 tidak mengalami perubahan signifikan pada Ahad, 9 November 2025. Menurut informasi yang dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, kedua produk logam mulia ini terpantau stabil.

Emas Galeri24 dijual stabil di angka Rp2.378.000 per gram. Demikian pula emas UBS, yang turut mempertahankan harganya di level Rp2.381.000 per gram.

Galeri24 menawarkan emas dengan berbagai kuantitas, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Sementara itu, emas UBS tersedia dalam pilihan kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram.

Berikut daftar lengkap harga emas untuk masing-masing produk:

Harga emas UBS:
– Harga emas UBS 0,5 gram: Rp1.287.000
– Harga emas UBS 1 gram: Rp2.381.000
– Harga emas UBS 2 gram: Rp4.725.000
– Harga emas UBS 5 gram: Rp11.673.000
– Harga emas UBS 10 gram: Rp23.224.000
– Harga emas UBS 25 gram: Rp57.946.000
– Harga emas UBS 50 gram: Rp115.654.000
– Harga emas UBS 100 gram: Rp231.217.000
– Harga emas UBS 250 gram: Rp577.871.000
– Harga emas UBS 500 gram: Rp1.154.384.000

Harga emas Galeri24:
– Harga emas Galeri24 0,5 gram: Rp1.247.000
– Harga emas Galeri24 1 gram: Rp2.378.000
– Harga emas Galeri24 2 gram: Rp4.686.000
– Harga emas Galeri24 5 gram: Rp11.628.000
– Harga emas Galeri24 10 gram: Rp23.195.000
– Harga emas Galeri24 25 gram: Rp57.844.000
– Harga emas Galeri24 50 gram: Rp115.598.000
– Harga emas Galeri24 100 gram: Rp231.081.000
– Harga emas Galeri24 250 gram: Rp574.028.000
– Harga emas Galeri24 500 gram: Rp1.148.056.000
– Harga emas Galeri24 1.000 gram: Rp2.296.111.000

2bb78fd35e337915e2171ed3fc8bc295.jpg
Ecozone

Fenesia-JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memperluas cakupan Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) guna memperbesar kapasitas perbankan dalam mendorong pertumbuhan kredit di tengah tekanan likuiditas dan tingginya suku bunga. Melalui kebijakan terbaru, BI melonggarkan Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) dengan memperluas cakupan serta memperkuat kriteria surat berharga korporasi dan surat berharga syariah korporasi yang dimiliki maupun…

bd875fedd192bfe31f09e0e9ca4a03d8.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menilai pelonggaran Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) oleh Bank Indonesia (BI) dapat memperkuat fleksibilitas pengelolaan likuiditas perbankan di tengah tekanan suku bunga dan kebutuhan ekspansi kredit. Sebagaimana diketahui, BI memperluas cakupan surat berharga korporasi dan surat berharga syariah korporasi yang dapat diperhitungkan dalam komponen RIM. Kebijakan ini…