Life

Flu Burung H5N1 Renggut Nyawa Pria Kamboja, Waspada Penyebaran

79
×

Flu Burung H5N1 Renggut Nyawa Pria Kamboja, Waspada Penyebaran

Sebarkan artikel ini
0b4a728db1416af6f191b12e81d4035c.jpg
0b4a728db1416af6f191b12e81d4035c.jpg

Phnom Penh – Seorang pria berusia 22 tahun di Kamboja meninggal dunia akibat terinfeksi virus flu burung H5N1. Kementerian Kesehatan Kamboja mengumumkan kasus kematian ini pada Minggu, 16 November 2025.

Menurut pernyataan Kemenkes Kamboja, hasil laboratorium dari Institut Kesehatan Masyarakat Nasional Kamboja pada 15 November 2025 mengonfirmasi bahwa pria tersebut positif terjangkit virus H5N1. Korban diketahui tinggal di Kien Khleang, Distrik Chroy Changvar, ibu kota Phnom Penh.

Otoritas kesehatan setempat segera melakukan investigasi untuk mencari sumber infeksi virus. Selain itu, mereka juga memeriksa setiap kasus yang dicurigai dan melacak orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan korban untuk mencegah penyebaran di masyarakat. Obat antivirus Tamiflu (oseltamivir) juga telah dibagikan kepada individu yang memiliki kontak langsung dengan almarhum.

Influenza H5N1 merupakan jenis flu yang umumnya menyebar di antara unggas sakit, namun sesekali dapat menular dari unggas ke manusia. Gejala yang ditimbulkan meliputi demam, batuk, pilek, serta penyakit pernapasan parah.

Kementerian Kesehatan Kamboja mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak mengonsumsi unggas yang sakit atau mati. Kementerian menegaskan bahwa flu burung masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan publik.

Sepanjang tahun 2025, Kamboja telah mencatat total 17 kasus flu burung H5N1 pada manusia, dengan enam di antaranya berakhir dengan kematian.