Ecozone

Exco PSSI Terbang ke Eropa, Wawancarai Kandidat Pelatih Timnas

132
×

Exco PSSI Terbang ke Eropa, Wawancarai Kandidat Pelatih Timnas

Sebarkan artikel ini
1ad64605c4d05e30d32a002371fd98cc.jpg
1ad64605c4d05e30d32a002371fd98cc.jpg

Jakarta – Dua anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI bertolak ke Eropa pada Rabu malam, 26 November 2025, untuk menemui calon pelatih tim nasional Indonesia. Keberangkatan ini menyusul Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers yang sudah lebih dulu berangkat pada Selasa.

Informasi tersebut disampaikan oleh Ketua Badan Tim Nasional PSSI, Sumardji, saat mendampingi latihan timnas U-23 Indonesia di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu, 26 November 2025. “Saya informasikan bahwa berkaitan dengan soal keberangkatan malam hari, nanti ada dua teman Exco yang berangkat lebih dulu,” kata Sumardji.

Kedua anggota Exco tersebut akan bergabung dengan Zwiers untuk menggelar pertemuan dan wawancara langsung dengan para kandidat pelatih Tim Garuda. “Sesuai jadwal yang ada memang minggu-minggu ini, nanti akan bisa langsung melakukan interview,” tambah Sumardji.

Meski demikian, Sumardji enggan merinci negara mana saja yang akan dikunjungi ketiganya selama di Eropa, maupun detail rencana pertemuan dengan para kandidat pengganti Patrick Kluivert. Ia menegaskan bahwa hal tersebut bersifat teknis dan sepenuhnya diatur oleh Direktur Teknik. Anggota Exco hanya akan mengikuti arahan Zwiers.

PSSI sebelumnya menyebut ada lima calon yang tengah didalami. Namun, Sumardji menolak membeberkan nama-nama tersebut. “Saya tidak sampaikan karena memang belum saatnya itu disampaikan,” ujarnya.

PSSI juga telah menyiapkan sejumlah pertanyaan krusial perihal kesiapan pelatih menangani Tim Garuda. Salah satu poin penekanan adalah syarat kerja sama dalam merekrut asisten pelatih lokal. Hal ini menjadi perhatian setelah pelatih sebelumnya, Kluivert, diketahui tidak memiliki asisten pelatih lokal.

“Jadi kami sudah punya daftar pertanyaan yang akan kami tanyakan komitmen antara pelatih timnas senior dengan federasi. Kami sudah punya daftar panjang sekali, terkait dengan komitmen dan lainnya,” jelas Sumardji.

Kursi pelatih timnas Indonesia senior sendiri kosong sejak PSSI memecat Patrick Kluivert pada 16 Oktober 2025. Pemecatan ini terjadi setelah Tim Garuda dipastikan tersingkir dari babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, menyusul kekalahan melawan Arab Saudi dan Irak pada putaran keempat.