Berita

Danantara Manfaatkan WEF Bangun Kepercayaan, Tawarkan Investasi Hijau

129
×

Danantara Manfaatkan WEF Bangun Kepercayaan, Tawarkan Investasi Hijau

Sebarkan artikel ini
wef-jadi-momentum-danantara-tawarkan-visi-manufaktur-hijau
wef jadi momentum danantara tawarkan visi manufaktur hijau

Jakarta – Partisipasi Danantara di World Economic Forum (WEF) 2026 dinilai strategis. Momentum ini membuka peluang bagi Indonesia untuk menawarkan penguatan industri manufaktur berkelanjutan dan berbasis nilai tambah.

Forum global ini dipandang sebagai kesempatan membangun kredibilitas, bukan sekadar mencari pembiayaan.

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE), Yusuf Rendy Manilet, menilai partisipasi Danantara sejalan dengan agenda investasi hijau dan transisi energi global.

“Kehadiran Danantara di WEF menjadi momentum penting,” kata Yusuf, Sabtu (17/1/2026).

Menurutnya, ini bukan hanya soal tampil di forum internasional, tetapi membangun cerita dan kredibilitas sebagai sovereign wealth fund baru di mata investor global.

Yusuf menambahkan, pada tahap awal, investor akan menilai arah strategi, kualitas tata kelola, dan konsistensi kebijakan pemerintah yang menopang Danantara.

Aspek-aspek tersebut menjadi prasyarat menarik minat investasi jangka panjang.

Yusuf menilai peran Danantara di WEF jangan hanya presentasi proyek. “Yang lebih penting adalah membangun kepercayaan,” katanya.

Ia menekankan pentingnya menjelaskan posisi Indonesia sebagai mitra jangka panjang, dan menunjukkan bahwa hilirisasi tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga keberlanjutan.

Yusuf menambahkan, hasil WEF mungkin tidak langsung berupa realisasi investasi besar. “Secara realistis, dampaknya lebih pada komitmen awal, terbentuknya jaringan strategis, dan meningkatnya kepercayaan investor,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya upaya Danantara meluruskan isu yang kerap disorot investor global, seperti transparansi, profesionalisme pengelolaan, dan kepastian regulasi.

Investor internasional sangat sensitif terhadap sinyal kebijakan.

WEF 2026 dijadwalkan di Davos pada 19–23 Januari 2026. Rencananya dihadiri Presiden Prabowo Subianto, sejumlah menteri bidang ekonomi, serta Danantara Indonesia.

Managing Director Global Relations and Governance Danantara Indonesia, Mohamad Al-Arief, mengatakan Danantara akan menawarkan kerja sama investasi di sektor strategis.

Sektor tersebut antara lain transisi energi, ketahanan pangan, dan pengembangan industri bernilai tambah.

“Fokus kami pada kerja sama yang membuka peluang penciptaan lapangan kerja di dalam negeri,” kata Al-Arief.

Kehadiran Indonesia di WEF tahun ini diharapkan memperlihatkan keterkaitan yang lebih kuat antara kebijakan, investasi strategis, dan dunia usaha.