Showbiz

Alas Roban Gemparkan Bioskop: Penonton Berbondong-bondong Saksikan Mitos Pantura!

174
×

Alas Roban Gemparkan Bioskop: Penonton Berbondong-bondong Saksikan Mitos Pantura!

Sebarkan artikel ini
khawatir-sepi-karena-tahun-baru,-antuasisme-penonton-alas-roban-ternyata-sebaliknya!
khawatir sepi karena tahun baru, antuasisme penonton alas roban ternyata sebaliknya!

Jakarta – Industri film Indonesia menunjukkan sinyal positif di awal 2026. Kebiasaan menonton di bioskop masih kuat.

Hal ini menjadi angin segar setelah sempat ada kekhawatiran penurunan minat penonton sepanjang 2025.

Kondisi ini terjadi setelah berbagai tantangan seperti jadwal rilis padat dan keterbatasan layar bioskop.

Isu penurunan jumlah penonton sempat mencuat. Data Cinepoint hingga September 2025 menunjukkan angka penonton film Indonesia masih tertinggal dibanding tahun sebelumnya.

Keterbatasan layar bioskop juga menjadi masalah. Banyak film harus berebut jam tayang.

Namun, akhir 2025 memberikan harapan. Jumlah penonton film Indonesia mencapai 80,27 juta.

Angka ini naik tipis dibanding 2024 yang sebesar 80,21 juta.

Kenaikan ini menunjukkan bahwa penonton lokal belum meninggalkan bioskop. Meskipun banyak pilihan hiburan lain.

Film horor-drama “Alas Roban” memulai penayangan pada Kamis, 15 Januari 2027. Percakapan warganet langsung memanas.

“Alas Roban” menarik perhatian karena asosiasinya dengan “jalur tengkorak”. Juga karena rasa penasaran publik terhadap mitos Pantura.

Antusiasme ini tercermin dari jumlah penonton di hari pertama. Diklaim menembus lebih dari 176 ribu orang.

Daya tarik utama “Alas Roban” adalah pendekatan ceritanya. Film ini mengangkat mitos, pantangan, dan atmosfer perjalanan malam di jalur Pantura Jawa Tengah.

Cerita bergerak dari larangan-larangan hingga ketegangan psikologis. Nuansa tersebut membangun rasa tidak nyaman yang meningkat sepanjang film.