Jakarta – PT Central Finansial X (CFX) secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan tiga perguruan tinggi terkemuka di Indonesia untuk mempercepat literasi aset kripto di kalangan generasi muda.
Ketiga institusi pendidikan tersebut adalah Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) ini bertujuan untuk mengintegrasikan kebutuhan industri aset kripto yang berkembang pesat dengan riset akademis serta pengembangan sumber daya manusia berbasis inovasi teknologi.
Kolaborasi ini diproyeksikan sebagai langkah nyata dalam membangun fondasi ekosistem keuangan digital nasional yang lebih kokoh dan terukur.
Melalui kemitraan tersebut, CFX bersama pihak universitas akan melakukan optimalisasi sumber daya, pertukaran keahlian, dan pemanfaatan fasilitas riset untuk mendukung keberlanjutan industri aset keuangan digital di tanah air.
Direktur Utama CFX, Subani, menegaskan bahwa edukasi mengenai aset kripto harus dilakukan secara struktural, bukan sekadar kampanye di atas kertas.
Keterlibatan sektor akademis dianggap krusial untuk memastikan setiap inovasi dalam perdagangan aset kripto memiliki landasan riset yang kuat dan didukung oleh talenta-talenta terbaik bangsa. Inisiatif ini diharapkan mampu meminimalisir risiko bagi investor pemula melalui pemahaman yang lebih komprehensif mengenai mekanisme pasar.
Selain memperkuat literasi melalui jalur pendidikan, CFX juga berupaya menjaga integritas pasar dengan memberikan apresiasi kepada para Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD).
Dalam ajang Anugerah Ksatria CFX 2026, bursa memberikan penghargaan kepada anggota yang dinilai memiliki tingkat kepatuhan tinggi, inovasi berkelanjutan, dan kontribusi nyata dalam pengembangan industri kripto nasional. Subani menyebutkan bahwa pertumbuhan industri ini sangat bergantung pada peran aktif anggota bursa dalam menciptakan pasar yang sehat dan kompetitif.
Penghargaan tahunan ini diberikan kepada sejumlah pelaku usaha di sektor kripto atas pencapaian di berbagai kategori. Indodax meraih dua penghargaan sekaligus, yakni Arjuna Awards untuk kategori komitmen literasi dan edukasi, serta Bima Awards atas kontribusi pangsa pasar tertinggi.
Sementara itu, FLOQ menerima Yudhistira Awards sebagai bentuk pengakuan atas komitmen tertinggi dalam pemenuhan kewajiban dan akuntabilitas.
Selain itu, kategori lainnya dimenangkan oleh Pluang yang meraih Nakula Awards berkat keunggulan dalam pengalaman pengguna dan daya saing pasar.
Ajaib juga mendapatkan apresiasi melalui Sadewa Awards atas pencapaian pertumbuhan pangsa pasar yang signifikan selama periode penilaian.
Pemberian penghargaan ini menjadi penanda bahwa CFX berkomitmen untuk terus mendorong transparansi dan profesionalisme di kalangan pelaku industri.
Langkah strategis yang dilakukan CFX ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menata industri aset kripto agar lebih aman dan memberikan perlindungan bagi masyarakat.
Dengan memadukan aspek literasi akademis dan pengawasan terhadap pelaku pasar, CFX menargetkan terciptanya ekosistem keuangan digital yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan di Indonesia.
Fokus utama ke depan tetap pada penguatan regulasi internal dan kolaborasi berkelanjutan dengan berbagai sektor strategis untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap perdagangan aset kripto nasional.







