Jakarta – KSPI, FSPMI, dan Partai Buruh akan demo di depan Kantor Kemenaker, Rabu (4/3/2026).
Aksi ini menyoroti keterlambatan THR dan impor mobil pikap.
Presiden KSPI, Said Iqbal, memastikan aksi tetap jalan meski Ramadan.
Massa diperkirakan 500-1.000 buruh dari Jabodetabek, Karawang, dan Purwakarta.
Awalnya, demo juga direncanakan di depan Gedung DPR RI.
Namun, dibatalkan karena DPR reses.
Konsentrasi aksi difokuskan di Kemenaker.
Buruh akan membawa sejumlah isu utama.
Salah satunya, mendesak pemerintah menghentikan impor mobil pikap dari India.
KSPI menilai impor mengancam industri otomotif dalam negeri.
Hal ini juga berdampak pada lapangan kerja.
Said Iqbal menekankan perlindungan industri nasional.
Tujuannya, menjaga stabilitas tenaga kerja dan mencegah PHK.
Selain impor, buruh menyoroti keterlambatan pembayaran THR.
KSPI mencatat masih banyak perusahaan belum membayar THR.
Padahal, serikat buruh mengusulkan pembayaran paling lambat H-21 Lebaran.
KSPI dan Partai Buruh meminta Kemenaker bertindak tegas.
Tindakan tegas diperlukan bagi perusahaan yang menunda atau tidak membayarkan THR.







