Karawang – BSI Maslahat menyelenggarakan pelatihan Bela Negara bagi jajaran manajerialnya yang mencakup level Manager hingga Assistant Manager. Kegiatan yang dilaksanakan pada 5-7 Juni 2026 ini dipusatkan di Pusat Pelatihan Kostrad Loji, Karawang, Jawa Barat.
Pelatihan ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam mengembangkan sumber daya insani. Fokus utamanya adalah memperkuat karakter kepemimpinan, kedisiplinan, integritas, serta semangat pengabdian para amil dalam mengelola dana zakat, infak, sedekah, wakaf (ZISWAF), dan dana sosial.
BSI Maslahat meyakini bahwa kepercayaan publik tidak hanya bersandar pada kompetensi teknis, tetapi juga pada nilai-nilai yang melekat pada setiap individu amil. Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi instrumen krusial untuk membentuk sosok yang tangguh dan memiliki kepedulian tinggi terhadap umat serta bangsa.
Selama tiga hari, para peserta menerima kurikulum Bela Negara yang mencakup wawasan kebangsaan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan loyalitas. Materi juga diperkaya dengan pelatihan kerja sama tim, ketahanan fisik dan mental, hingga kepemimpinan.
Penyelenggara turut menghadirkan simulasi lapangan untuk mengasah kemampuan peserta dalam merespons tantangan, pengambilan keputusan yang tepat, serta efektivitas dalam memimpin tim. Seluruh nilai tersebut dinilai sangat relevan dengan peran amil yang dituntut bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Direktur Eksekutif BSI Maslahat, Sukoriyanto Saputro, menyatakan bahwa pelatihan ini sangat vital dalam menjaga amanah pengelolaan dana umat agar tetap berorientasi pada kemaslahatan. Ia menyebut kegiatan ini sebagai instrumen penting untuk memperkuat karakter kepemimpinan amil.
“Kegiatan Bela Negara menjadi sarana untuk memperkuat karakter kepemimpinan amil melalui nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, solidaritas, ketangguhan, dan integritas,” ujarnya.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut sangat penting dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat dan wakaf secara profesional serta berorientasi pada kemaslahatan umat dan bangsa.
Ia menambahkan, semangat cinta tanah air yang diinternalisasi melalui materi Bela Negara sejalan dengan misi BSI Maslahat. Hal ini menjadi penguat bagi para amil dalam menjalankan program di berbagai sektor, baik sosial, ekonomi, pendidikan, maupun kemanusiaan.
Melalui kontribusi di berbagai lini tersebut, BSI Maslahat berkomitmen untuk terus memperkuat ketahanan sosial serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.
Setelah mengikuti pelatihan ini, BSI Maslahat berharap para peserta mampu mengintegrasikan nilai-nilai Bela Negara ke dalam budaya kerja dan kepemimpinan sehari-hari. Diharapkan, para amil tidak hanya memiliki kompetensi unggul, tetapi juga karakter kuat dan semangat pengabdian tinggi dalam melayani umat.







