ANTARIKSA – Stasiun Antariksa Internasional (ISS) menerima pasokan makanan dan kebutuhan lainnya pada Minggu dini hari, 14 September 2025, pukul 00.23 Waktu Indonesia Barat. Sebuah wahana antariksa kargo robotik milik Rusia, Progress 93, berhasil merapat ke modul Zvezda ISS.
Wahana robotik itu berlabuh dua hari setelah diluncurkan menggunakan roket Soyuz dari Kosmodrom Baikonur yang dioperasikan Rusia di Kazakhstan.
Menurut keterangan dari NASA, Progress 93 mengantar paket kargo seberat 2,8 ton. Muatan ini terdiri dari makanan, bahan bakar, dan beragam barang lain yang esensial bagi awak misi Ekspedisi 73 di ISS.
Progress 93 dijadwalkan akan tetap berada di ISS selama enam bulan ke depan. Setelah periode tersebut, wahana kargo ini akan meninggalkan stasiun dan mengarah kembali ke Bumi, di mana ia akan hangus terbakar saat memasuki atmosfer.
Dengan kedatangan Progress 93, saat ini terdapat lima wahana antariksa yang berlabuh di ISS. Selain Progress 93, ada satu unit Progress lain dan sebuah kapsul robotik Dragon milik SpaceX yang keduanya berfungsi sebagai wahana kargo.
Dua wahana lainnya adalah kendaraan berawak, yakni kapsul Soyuz dari Rusia dan kapsul Dragon “Endeavour” yang menerbangkan astronaut misi Crew-11 SpaceX untuk NASA.
Selain itu, sebuah wahana kargo Cygnus milik Northrop Grumman juga segera bergabung. Wahana ini dijadwalkan meluncur dari Bumi pada hari ini dan diperkirakan tiba di ISS pada hari Rabu.
Saat ini, ISS dihuni oleh delapan awak misi Ekspedisi 73. Mereka adalah Zena Cardman, Mike Fincke, dan Jonny Kim dari NASA; Kimiya Yui dari Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA); serta Sergey Ryzhikov, Alexey Zubritsky, dan Oleg Platonov dari Badan Antariksa Rusia Roscosmos.
Sergey Ryzhikov memimpin Ekspedisi 73, dan keenam anggota timnya seluruhnya berprofesi sebagai insinyur penerbangan.







