Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih akan menghadapi tekanan jual pada perdagangan Rabu (13/5/2026). Sentimen negatif dari pelemahan nilai tukar rupiah serta ketidakpastian ekonomi global menjadi pemicu utama tren bearish yang membayangi pasar modal domestik.

Sebelumnya, pada perdagangan Selasa (12/5/2026), IHSG melemah 46,72 poin atau 0,68% ke level 6.858,90. Pelemahan ini mencerminkan kegelisahan investor merespons kondisi makroekonomi terkini.

Associate Director of Research and Investment, Maximilianus Nico Demus, mengungkapkan bahwa rupiah yang menyentuh level Rp17.520 per dolar AS menjadi faktor penekan utama. Pasar saat ini meragukan kemampuan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas mata uang nasional di tengah tekanan eksternal.

Selain faktor domestik, ketegangan geopolitik global yang memicu kenaikan harga minyak dunia turut menjadi ancaman inflasi baru. Hubungan Amerika Serikat dan China yang masih belum stabil juga semakin memperburuk sentimen pelaku pasar global.

Secara teknikal, IHSG berpotensi melanjutkan koreksi menuju level 6.700. Untuk perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan bergerak pada rentang support 6.760 dan resistance 6.960.

Meskipun potensi penguatan ke level 7.000 masih terbuka, upaya tersebut memerlukan katalis positif yang sangat kuat untuk meredam tekanan jual yang saat ini dominan.

Di tengah kondisi pasar yang fluktuatif, pelaku pasar disarankan untuk mencermati saham-saham di sektor energi, keuangan, serta consumer cyclical. Sektor-sektor tersebut dinilai masih memiliki daya tahan di tengah perlambatan ekonomi yang ditandai dengan melambatnya penjualan ritel dan penurunan cadangan devisa.

Pada penutupan perdagangan sebelumnya, sektor basic materials sempat menjadi penopang dengan kenaikan 1,85%. Sebaliknya, sektor healthcare mencatatkan pelemahan terdalam sebesar 3,51%.

Sejumlah saham di indeks LQ45 seperti BRPT, ISAT, AADI, ADRO, dan ESSA berhasil mencatatkan penguatan. Sementara itu, saham CUAN, AMRT, JPFA, ANTM, dan ASII mengalami tekanan jual yang cukup signifikan.

83175 mtwzykyk00gmmtal3n5kvxmf79fnutdz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *