Jakarta – Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M Sarmuji, mengingatkan anggotanya untuk selalu memegang teguh fatsun politik.
Hal ini penting dalam menjalankan fungsi sebagai bagian dari koalisi pemerintahan.
Peringatan ini disampaikan dalam HUT ke-58 Fraksi Partai Golkar DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat (13/02).
Sarmuji menekankan pentingnya menjaga soliditas, tanggung jawab, dan efektivitas pemerintahan.
Tujuannya agar pemerintah dapat bekerja maksimal untuk kepentingan rakyat.
Ada empat prinsip fatsun politik yang ditekankan Sarmuji.
Pertama, anggota Fraksi Golkar tidak boleh menyerang Presiden dan Wakil Presiden.
Menjaga kehormatan kepala negara adalah tanggung jawab bersama.
Kedua, sesama mitra koalisi tidak boleh saling menyerang.
Kritik konstruktif diperbolehkan dengan argumen dan data yang jelas.
Ketiga, keputusan negara yang sudah berjalan tidak boleh dipersoalkan.
Fokus harus pada implementasi kebijakan yang efektif.
Keempat, keputusan koalisi tidak boleh diubah.
Konsistensi adalah fondasi kepercayaan dan stabilitas politik.
Sarmuji menegaskan, Fraksi Golkar memiliki keistimewaan sebagai mitra koalisi.
Mereka terlibat sejak tahap perencanaan program pemerintah.
Dengan demikian, Fraksi Golkar memiliki ruang untuk memberikan masukan dan memastikan program bermanfaat bagi rakyat.







