Jakarta – Aktor Anrez Adelio menghadapi tudingan serius terkait dugaan kekerasan seksual dan lepas tanggung jawab atas kehamilan seorang wanita bernama Icel. Kasus ini telah dilaporkan ke polisi dan menjadi sorotan publik.
Anrez membantah tuduhan tersebut dan menegaskan memiliki iktikad baik untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. Ia mengaku terkejut dituduh tidak bertanggung jawab, karena telah melakukan pertemuan dengan keluarga Icel beserta kuasa hukum masing-masing.
“Aku tahu perbuatanku salah ya, aku tidak pernah membenarkan apa yang sudah terjadi ini,” ujar Anrez di Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2025). Ia menambahkan, dirinya berharap kasus ini tidak menjadi konsumsi publik karena sudah ada upaya penyelesaian.
Menurut Anrez, pertemuan dengan keluarga Icel telah membahas penyelesaian masalah secara kekeluargaan. Kedua belah pihak juga telah menjalin komunikasi intensif.
“Aku sudah ngobrol, maksudnya aku dengan kuasa hukum dan perwakilan keluarga dia pun dengan keluarganya sudah ngobrol,” jelasnya.
Anrez juga memastikan dirinya tidak berniat menghindari tanggung jawab dan akan terus mengupayakan solusi terbaik.
Kasus ini bermula dari laporan polisi yang dibuat oleh Friceilda Prillea pada 29 Desember 2025. Anrez dituduh melakukan kekerasan seksual dan dianggap lepas tanggung jawab atas kehamilan Icel.
Laporan tersebut terdaftar dengan nomor LP/B/9510/XI1/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA dan diproses berdasarkan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). Jika terbukti bersalah, Anrez terancam hukuman pidana 4 hingga 12 tahun penjara.
Anrez berjanji akan memberikan klarifikasi lebih lanjut dalam konferensi pers yang akan digelar dalam waktu dekat. Ia menegaskan akan selalu mengupayakan yang terbaik dalam menyelesaikan masalah ini.







